Penjualan Eceran Januari 2026 Diprakirakan Tumbuh 7,9 Persen

- Aldy Pascoal

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rak produk makanan dan minuman di sebuah supermarket yang tertata rapi. Bank Indonesia memprakirakan penjualan eceran Januari 2026 tumbuh positif sebesar 7,9 persen (yoy) didorong oleh stabilitas konsumsi domestik. (Foto: Ilustrasi)

Rak produk makanan dan minuman di sebuah supermarket yang tertata rapi. Bank Indonesia memprakirakan penjualan eceran Januari 2026 tumbuh positif sebesar 7,9 persen (yoy) didorong oleh stabilitas konsumsi domestik. (Foto: Ilustrasi)

Jaguarinfo.id, Jakarta – Kinerja penjualan eceran Januari 2026 diprakirakan mengalami peningkatan cukup signifikan secara tahunan. Berdasarkan data Bank Indonesia, kinerja perdagangan ritel ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang tumbuh sebesar 7,9 persen (yoy). Pertumbuhan tersebut terutama bersumber dari kelompok barang budaya dan rekreasi serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

​Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, memberikan penjelasan terkait capaian tersebut. Beliau menyebutkan bahwa normalisasi konsumsi sempat terjadi setelah momentum hari besar. Namun, kondisi pasar tetap menunjukkan resiliensi yang sangat baik jika kita bandingkan dengan tahun sebelumnya.

​”Secara bulanan, penjualan eceran pada Januari 2026 diprakirakan terkontraksi sebesar 0,6 persen (mtm) sejalan dengan normalisasi konsumsi masyarakat setelah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru,” ujar Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulisnya. Ia menambahkan bahwa angka kontraksi ini lebih rendah daripada penurunan tahun lalu yang mencapai 4,7 persen (mtm).

​Sebelumnya, pada Desember 2025, IPR juga tumbuh positif sebesar 3,5 persen (yoy). Kenaikan tersebut didukung oleh tingginya permintaan pada suku cadang, aksesori, serta peralatan informasi dan komunikasi. Masyarakat terpantau sangat aktif melakukan transaksi selama masa libur akhir tahun yang lalu.

​Ramdan Denny Prakoso mengungkapkan bahwa kinerja mayoritas kelompok barang meningkat drastis pada bulan Desember.

“Peningkatan tersebut didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama Peralatan Informasi dan Komunikasi sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat saat HBKN Natal dan Tahun Baru,” jelasnya. Hal ini membuktikan bahwa daya beli masyarakat tetap solid sepanjang pergantian tahun.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-65, Jasa Raharja Perkuat Pelayanan Publik yang Relevan dan Berkelanjutan

​Proyeksi Harga dan Penjualan Eceran Januari 2026

​Melihat perkembangan ke depan, Bank Indonesia mencatat adanya potensi kenaikan tekanan inflasi. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) untuk Maret dan Juni 2026 berada pada level 175,7 dan 156,3. Angka ini terpantau lebih tinggi jika kita bandingkan dengan periode sebelumnya yang hanya sebesar 168,6 dan 154,5.

​Ramdan Denny Prakoso menyebutkan bahwa faktor musiman menjadi pendorong utama kenaikan tersebut. “Peningkatan tersebut didorong oleh ekspektasi kenaikan harga pada periode HBKN Idulfitri 1447 H,” ungkapnya. Meskipun terdapat tekanan harga, optimisme terhadap penjualan eceran Januari 2026 diharapkan mampu menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi domestik secara berkelanjutan.

Editor : Aldy Pascoal / Sumber : Bank Indonesia

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031
Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Berita Terbaru