Jaguarinfo.id, Manado – Gubernur Sulawesi Utara resmi melantik Dr. Meilanny Maria Theresia Muaja sebagai Direktur Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Sakit Khusus Mata pada Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara.
Pasca pelantikan pada 9 Februari 2026 lalu, dr. Meilanny kini mulai tancap gas untuk mewujudkan pelayanan prima RS Mata Sulut bagi seluruh lapisan masyarakat.
Saat ditemui awak media pada Jumat (20/2), ia menyatakan kesiapannya untuk membawa institusi ini ke level yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosok pemimpin baru ini merasa optimis bahwa rumah sakit spesialis tersebut mampu berkembang pesat dari berbagai sisi. Ia menekankan bahwa standar pelayanan harus terus meningkat agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Dalam menjalankan tugasnya, dr. Meilanny menegaskan komitmennya untuk menjunjung tinggi visi dan misi yang telah ada. Ia menargetkan rumah sakit ini menjadi pusat pelayanan kesehatan mata masyarakat terbaik di wilayah Indonesia Timur bagian Utara pada tahun 2027.
Cita-cita besar tersebut menjadi kompas utama bagi seluruh jajaran pegawai dalam bekerja sehari-hari.
”Kami akan menyelenggarakan pelayanan kesehatan mata secara paripurna, efektif, efisien, dan profesional. Fokus utama kami tetap pada keselamatan serta kepuasan pelanggan melalui kualitas SDM yang kompeten dan bermartabat,” ujar dr. Meilanny dengan nada optimis.
Selain aspek medis, dr. Meilanny juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak luar. Pihaknya akan terus menjalankan kemitraan strategis dalam bidang pelayanan, pendidikan, serta pelatihan. Hal ini bertujuan agar pemerataan dan keterjangkauan akses kesehatan mata bagi masyarakat Sulawesi Utara dapat segera terwujud secara menyeluruh.
Ia juga mengajak seluruh staf untuk lebih aktif meningkatkan gerakan masyarakat peduli kesehatan mata.
Menurutnya, edukasi kepada publik sangat krusial untuk mencegah gangguan penglihatan sejak dini. Dengan demikian, kehadiran rumah sakit tidak hanya untuk mengobati, tetapi juga sebagai pusat pencegahan yang proaktif bagi warga.
Inovasi Digitalisasi untuk Akses Cepat dan Transparan
Menghadapi tantangan masa depan, dr. Meilanny sudah menyiapkan langkah konkret dalam hal transformasi teknologi. Ia berencana memperkuat sistem digitalisasi di lingkungan rumah sakit guna mempermudah birokrasi dan pendaftaran pasien.
Inovasi ini merupakan bentuk adaptasi rumah sakit terhadap perkembangan zaman yang menuntut kecepatan layanan.
”Kedepan, kami akan memperkuat digitalisasi sebagai bentuk transparansi dan efisiensi kerja. Saya optimis pelayanan yang ada akan tetap prima dan terus membaik agar masyarakat bisa terlayani dengan sangat cepat serta nyaman,” Tutup Meylani.
















