Kejati Dukung Pengembangan Komoditas Kelapa di Sulawesi Utara

- Aldy Pascoal

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Minahasa Utara – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, memimpin seremoni penanaman pohon kelapa perdana di Desa Marinsow, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (29/1/2026). Langkah ini menandai dimulainya pengembangan komoditas kelapa di Sulawesi Utara yang fokus pada penguatan ketahanan pangan nasional. Kejaksaan mengambil peran strategis untuk mengawal aspek hukum dalam setiap tahapan proyek hilirisasi ini.

​Jacob Hendrik menegaskan bahwa institusinya bertindak sebagai pendukung utama guna memastikan seluruh program berjalan sesuai koridor hukum. Kehadiran Kejaksaan bertujuan mengamankan aset negara sekaligus memastikan kepatuhan regulasi dalam tata kelola perkebunan. Ia menilai sinergi antara Kejaksaan dan BUMN menjadi kunci keberlanjutan pembangunan ekonomi berbasis sumber daya lokal.

​Sinergi Kejati Sulut dan PTPN I

​Kegiatan strategis ini terlaksana berkat kerja sama erat dengan PT Perkebunan Nasional I (PTPN I) Regional 8. Kolaborasi tersebut bertujuan mengoptimalkan potensi kelapa yang merupakan produk unggulan masyarakat Bumi Nyiur Melambai. PTPN I berharap kemitraan ini meningkatkan produktivitas lahan serta menciptakan nilai tambah melalui proses pengolahan hasil kebun yang lebih modern.

​Pengembangan sektor perkebunan ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan pusat dan daerah. Pihak kementerian terkait memberikan perhatian khusus pada percepatan hilirisasi agar petani mendapatkan keuntungan ekonomi yang lebih besar. Fokus utama program ini adalah menciptakan industri kelapa yang berkelanjutan dari hulu hingga ke hilir.

​Kepastian Hukum dalam Pengembangan Komoditas Kelapa di Sulawesi Utara

​Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulut, Januarius Bolitobi, memberikan penjelasan tambahan mengenai peran penting korps adhyaksa. Ia menyatakan bahwa pengawalan hukum merupakan instrumen penting agar program pemerintah tidak menemui kendala administratif maupun legalitas di kemudian hari. Hal ini demi kenyamanan semua pihak yang terlibat dalam investasi perkebunan tersebut.

Baca Juga :  BREAKING NEWS! Pdt Hein Arina Bebas Bersyarat, Tinggalkan Rutan Malendeng

​”Dalam pelaksanaan tugas fungsi pokok Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara di bidang penegakan hukum menjadi supporting utama dan garda terdepan dalam memastikan program ini berjalan dengan baik pada aspek kepatuhan hukum dan pengamanan aset,” ujar Januarius Bolitobi saat memberikan keterangan resmi kepada media.

​Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman, Staf Khusus Menteri PPN Sukmo Harsono, dan Sekda Minahasa Utara Novly Wowling. Seluruh pihak sepakat bahwa integrasi lintas sektor akan mempercepat pencapaian kemandirian pangan nasional. Kejaksaan berkomitmen terus memantau perkembangan fisik maupun administratif program ini secara berkala.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru