Jaguarinfo.id, Luwu Timur – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kini bergerak cepat memulihkan jalur distribusi BBM dan LPG di wilayah Luwu Utara dan Luwu Timur. Upaya normalisasi pasokan energi ini mulai membuahkan hasil signifikan setelah akses jalan utama terbuka kembali selama satu minggu terakhir. Tim lapangan secara bertahap mengirimkan stok tambahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pasca terhambatnya akses selama lima hari.
Pihak Pertamina menjalin koordinasi yang sangat intens dengan pemerintah kabupaten setempat untuk memastikan pemerataan stok di setiap SPBU dan agen. Selain itu, Fuel Terminal Palopo kini beroperasi melebihi jam normal demi mempercepat pengiriman ke wilayah terdampak. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan stok di lembaga penyalur sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan bahan bakar.
Selanjutnya, Pertamina mengoptimalkan peran Fuel Terminal (FT) Poso sebagai titik suplai alternatif guna mendukung ketersediaan energi. Penyaluran cadangan dari FT Poso sangat krusial terutama pada fase awal ketika jalur utama masih dalam tahap perbaikan. Melalui strategi ini, Pertamina menjamin kontinuitas pasokan agar penyaluran bahan bakar serta gas tetap berjalan lancar meski dalam situasi pemulihan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah daerah. Beliau menekankan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam mempercepat proses stabilisasi energi di lapangan.
“Pertamina Patra Niaga mengapresiasi peran aktif Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran distribusi energi. Sinergi ini menjadi kunci agar pemulihan berjalan lebih cepat dan pasokan BBM serta LPG dapat kembali stabil di masyarakat,” jelas Rum.
Selain fokus pada SPBU, Pertamina menggelar operasi pasar murah LPG di berbagai titik strategis Luwu Utara dan Luwu Timur. Kegiatan ini melibatkan Dinas Perdagangan serta Satpol PP untuk memastikan pengawasan distribusi berjalan tepat sasaran. Pasokan tambahan LPG mencapai 11.200 tabung atau sekitar 50 persen dari alokasi normal harian demi meredam gejolak harga di tingkat konsumen.
Imbauan Menghindari Panic Buying
Meskipun pasokan mulai stabil, munculnya isu aksi lanjutan sempat memicu fenomena panic buying di tengah masyarakat. Hal ini mengakibatkan antrean panjang di sejumlah SPBU hingga merembet ke wilayah Kota Palopo. Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya tetap tenang dan membeli produk sesuai kebutuhan agar proses pemulihan berjalan lebih efektif bagi semua pihak.
Pemerintah daerah bersama Pertamina juga mengeluarkan imbauan resmi agar warga tidak melakukan pembelian berlebihan. Langkah ini sangat penting untuk menutup ruang bagi pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan tidak sah dari situasi pemulihan. Dengan dukungan masyarakat, Pertamina optimistis ketersediaan energi di Luwu Raya akan kembali normal sepenuhnya dalam waktu dekat.
















