Jaguarinfo.id, Manado – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud Polda Sulut) terus memperkuat kehadiran mereka di tengah masyarakat pesisir. Di bawah kepemimpinan Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, Polisi Perairan Sulawesi Utara ini meluncurkan berbagai program kemanusiaan dan operasional. Langkah strategis tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga keamanan wilayah perairan secara berkelanjutan.
Salah satu inisiatif unggulan yang menjadi perhatian publik adalah program “Jumat Berkah”. Melalui kegiatan rutin ini, personel kepolisian membagikan bantuan sembako kepada warga pesisir yang membutuhkan bantuan ekonomi. Selain itu, sumber pendanaan kegiatan ini murni berasal dari sumbangan sukarela seluruh anggota sebagai bentuk empati nyata terhadap sesama.
Memasuki momen penting tahun ini, intensitas kegiatan sosial tersebut dipastikan akan semakin meningkat. Pihak kepolisian telah menyiapkan skema bantuan sosial khusus untuk menyambut bulan suci Ramadan bagi para nelayan. “Menjelang bulan suci Ramadan, intensitas kegiatan sosial ini akan ditingkatkan. Polairud telah menyiapkan program bantuan sosial (bansos) khusus untuk membantu meringankan beban ekonomi warga nelayan selama bulan puasa,” ujar Direktur Polairud.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, Ditpolairud Polda Sulut juga memberikan perhatian besar pada aspek kelestarian lingkungan hidup. Mereka menjalankan program “ASRI” yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Inisiatif ini mengajak masyarakat untuk aktif membersihkan wilayah perairan dari ancaman sampah plastik maupun limbah berbahaya lainnya.
Sinergi Korps Airud dan Nelayan Jaga Keamanan Laut
Keamanan wilayah laut tidak hanya bergantung pada patroli petugas semata, namun juga peran aktif warga. Oleh karena itu, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menempatkan masyarakat pesisir sebagai mitra strategis dalam memberikan informasi keamanan. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam memberantas praktik ilegal yang merusak ekosistem laut di Sulawesi Utara.
Pihak kepolisian berharap masyarakat tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan di wilayah perairan. ”Kami menggalang masyarakat sebagai sumber informasi. Jika melihat tindakan kriminal di laut, seperti penggunaan bom ikan, segera laporkan agar kami bisa segera melakukan penindakan,” pungkas Dirpolairud. Melalui sinergi yang kuat, keamanan dan kelestarian laut Sulawesi Utara diharapkan tetap terjaga dengan baik.
















