Jaguarinfo.id, Manado – Tim gabungan kepolisian langsung bergerak cepat untuk mengusut tuntas peristiwa kebakaran Megamall Manado yang terjadi pada Sabtu (16/5/2026).
Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menemukan titik terang dari insiden api di mall tersebut pada Minggu (17/5/2026).
Penyelidikan intensif ini melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Utara, Inafis Polda Sulawesi Utara, dan penyidik kepolisian. Langkah cepat tersebut bertujuan untuk mengungkap penyebab pasti dari bencana yang melanda pusat perbelanjaan itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polisi Bentuk Tim Gabungan Selidiki Kebakaran Megamall Manado
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Utara, Kombes Suryadi, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah menerjunkan tim khusus. Tim ini mengemban tugas untuk menangani kasus secara terpadu dan menyeluruh.
”Jadi hari ini kami melakukan olah TKP kejadian kebakaran. Kami menurunkan tim Labfor Polda Sulut, kemudian Inafis, kemudian penyidik. Dalam hal ini kami melakukan penanganan gabungan penyelidikan kebakaran ini dari Ditreskrimum dan Satreskrim Polresta Manado,” ujar Suryadi kepada wartawan.
Oleh karena itu, petugas langsung menyisir setiap sudut area yang terdampak. Kolaborasi antarunsur kepolisian ini diharapkan dapat mempercepat proses penemuan bukti-bukti baru di lapangan.
Fokus Olah TKP Kebakaran Megamall Manado di Lantai Tiga
Selanjutnya, Kombes Suryadi menjelaskan bahwa fokus utama pemeriksaan saat ini mengarah ke lantai tiga gedung. Polisi menduga kuat area tersebut menjadi lokasi awal munculnya kobaran api.
Di lokasi tersebut, tim forensik menemukan sejumlah komponen penting yang memerlukan pemeriksaan lebih mendalam. Komponen kelistrikan ini menjadi petunjuk utama bagi para petugas.
”Ya, tadi dugaan sumber api di lantai tiga, karena di sana terlihat ada sejumlah panel kelistrikan, kami sekarang sedang melakukan olah TKP dan kemudian memfokuskan pada sumber informasi, sumber api berasal dari mana,” katanya.
Oleh sebab itu, polisi mengumpulkan barang bukti secara hati-hati dan memeriksa beberapa saksi mata. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bersabar menunggu hasil investigasi resmi.
Sementara itu, peristiwa tragis ini menelan satu korban jiwa bernama Pricilla Tamawiwy. Petugas menduga korban meninggal dunia karena kehabisan oksigen setelah terjebak kepulan asap tebal di dalam gedung.


















