Jaguarinfo.id, Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), kembali melakukan reshuffle pejabat Pemprov Sulut. Ia melantik para pejabat baru ini di Wisma Negara Bumi Beringin pada 05/07/26.
Rotasi jabatan ini bertujuan untuk menyegarkan roda birokrasi. Selain itu, YSK ingin menempatkan para birokrat sesuai kompetensi masing-masing.
”Di dalam kita menempuh kerja, the right man on the right place itu selalu menjadi pedoman. Pergantian jabatan, kenaikan pangkat maupun perpindahan tugas adalah hal yang biasa dalam perjalanan karier. Tidak ada yang luar biasa,” tegas YSK.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Daftar Rotasi Jabatan Sulawesi Utara
Pada penyegaran kali ini, Yahya Rondonuwu mengisi posisi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara. Sebelumnya, Yahya menjabat sebagai Kabag Persidangan di Dewan Provinsi.
Selanjutnya, Femmy Suluh berpindah tugas menjadi Kepala Dinas Perhubungan. Femmy sebelumnya memimpin Dinas Pendidikan.
Sementara itu, Deicy Paath menempati kursi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Deicy meninggalkan jabatan lamanya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
YSK menegaskan bahwa perpindahan jabatan ini memberi peluang untuk menambah pengalaman. Oleh karena itu, ia meminta para pejabat memberikan kinerja maksimal.
”Dimanapun kita ditempatkan, saya ingin kita tampil yang terbaik. Mau di ibu kota, mau di pelosok, tidak ada bedanya. Yang dinilai adalah bagaimana kita bekerja dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Gubernur YSK juga mengingatkan pejabat agar bekerja dengan integritas murni. “Jangan ingin dinilai atau diawasi. Biarkan Tuhan yang menilai dan menggerakkan hati pemimpin untuk melihat siapa yang benar-benar bekerja,” katanya.
Fokus Reshuffle Pejabat Pemprov Sulut
Gubernur memberikan tugas khusus bagi pejabat yang baru ia lantik. YSK meminta Kepala Dinas Perhubungan segera mengoptimalkan terminal dan kapal pemerintah. Tujuannya adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
”Kita punya terminal yang bisa menghasilkan PAD dan meningkatkan pelayanan. Kita juga punya kapal, berdayakan kapal itu. Jangan dibiarkan menganggur sehingga setiap tahun kita harus mengeluarkan biaya docking yang besar,” tegasnya.
Setelah itu, YSK juga menginstruksikan Kepala Disnakertrans untuk membenahi Balai Latihan Kerja (BLK). “BLK harus dibenahi. Di sana ada pendidikan, ada pelatihan, ada tempat tinggal bagi peserta. Jangan sampai fasilitas yang ada tidak dimanfaatkan karena tidak ada kepemimpinan yang mengatur dengan baik,” ujarnya.
Sebagai penutup, YSK meminta para pejabat untuk segera beraksi. “Intan berlian ditaruh di lumpur tetap menjadi intan berlian. Emas tetap emas. Orang yang bekerja baik akan tetap terlihat baik, di mana pun dia ditempatkan,” katanya.
”Segera berkoordinasi dan berkolaborasi agar seluruh program pemerintah bisa langsung berjalan dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” pungkas YSK.
















