OJK Beberkan Kondisi Industri Jasa Keuangan di Sulawesi Utara dan Gorontalo

- Aldy Pascoal

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Sulut Gorontalo, Robert Sianipar, saat memberikan keterangan dalam agenda Media Update Triwulan II di NDC Resort and Spa, Manado, 25/06/26.

Kepala OJK Sulut Gorontalo, Robert Sianipar, saat memberikan keterangan dalam agenda Media Update Triwulan II di NDC Resort and Spa, Manado, 25/06/26.

Jaguarinfo.id, Manado – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgoro) menggelar Media Update Triwulan II di NDC Resort and Spa, Manado, Kamis (25/06/26).

Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi dengan insan pers untuk menjaga stabilitas industri jasa keuangan di wilayah tersebut.

Kepala OJK Sulut Gorontalo, Robert Sianipar, memaparkan secara transparan perkembangan industri jasa keuangan terkini di kedua provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Pertumbuhan Dana Masyarakat dan Kredit Perbankan

​Robert menyatakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap bank terus menguat. Hal ini terlihat dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Baca Juga :  BREAKING NEWS ! Kejati Periksa Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Terkait Dugaan Korupsi Dana Bencana Gunung Ruang

​”Dana Pihak Ketiga di Sulawesi Utara tumbuh 8,01% secara tahunan (year-on-year), sementara di Gorontalo meningkat 6,92% secara tahunan,” ujar Robert saat memaparkan data kinerja sektor perbankan.

​Terkait penyaluran kredit, Sulawesi Utara mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,97% secara tahunan. Sebaliknya, Gorontalo mengalami kontraksi sebesar 1,93% secara tahunan. Meski terdapat perbedaan tren, OJK menilai fungsi intermediasi perbankan di kedua wilayah tersebut masih tetap terjaga dengan baik.

​Mitigasi Risiko dalam Industri Jasa Keuangan

​OJK turut memberikan catatan khusus terkait rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL). Saat ini, NPL di Sulawesi Utara berada di angka 2,93%, sedangkan di Gorontalo mencapai 4,74%.

Baca Juga :  Era Baru! Lamine Yamal Juara Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Messi dan Ronaldo

​Robert menegaskan perlunya kewaspadaan terhadap risiko kredit yang ada saat ini. “Meskipun rasio NPL masih di bawah ambang batas 5%, angka tersebut tetap lebih tinggi dibandingkan NPL nasional yang berada di posisi 2,32%,” jelasnya.

​Untuk memperkuat permodalan, OJK terus mendorong program konsolidasi perbankan.

Selama Triwulan II 2026, tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) telah menyelesaikan proses penggabungan.

Selain itu, guna meningkatkan inklusi dan kepercayaan masyarakat, OJK juga telah menerbitkan izin usaha bagi dua perusahaan pergadaian di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Aldy Pascoal ( UKW 27192 )

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru