BI Resmi Hentikan JIBOR Mulai 2026, INDONIA Jadi Suku Bunga Acuan Baru Pasar Keuangan

- Aldy Pascoal

Kamis, 1 Januari 2026 - 23:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) resmi menghentikan publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) mulai 1 Januari 2026. Kebijakan ini menjadi bagian penting dari reformasi pasar keuangan nasional, dengan Indonesia Overnight Index Average (INDONIA) ditetapkan sebagai satu-satunya suku bunga acuan di pasar uang domestik.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa peralihan dari JIBOR ke INDONIA dilakukan untuk memperkuat kredibilitas dan transparansi suku bunga acuan. Berbeda dengan JIBOR yang berbasis kuotasi, INDONIA dihitung dari transaksi riil pinjam-meminjam antarbank.

“INDONIA merefleksikan kondisi likuiditas pasar secara aktual karena berbasis data transaksi. Hal ini membuat suku bunga acuan menjadi lebih objektif, akurat, dan selaras dengan praktik terbaik internasional,” ujar Ramdan dalam keterangan resmi, Rabu (31/12/2025).

Penghentian JIBOR merupakan hasil proses panjang yang dikoordinasikan oleh National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR), yang melibatkan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Asosiasi Pelaku Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia (APUVINDO).

Meski baru diberlakukan penuh pada 2026, BI sebenarnya telah mempublikasikan INDONIA sejak 1 Agustus 2018 sebagai bagian dari masa transisi dan pembiasaan bagi pelaku pasar. Hasilnya, peralihan berjalan relatif mulus.

Data BI menunjukkan nilai kontrak keuangan yang masih mengacu pada JIBOR dan jatuh tempo sebelum 31 Desember 2025 turun tajam sebesar 67,7 persen, dari Rp140,37 triliun pada September 2024 menjadi Rp45,28 triliun pada September 2025. Sebaliknya, kontrak yang telah menggunakan fallback rate atau suku bunga pengganti justru meningkat 35,9 persen, dari Rp164,48 triliun menjadi Rp223,76 triliun.

Baca Juga :  ​All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur di Gorontalo

Di sisi lain, aktivitas Pasar Uang Antarbank (PUAB) tetap solid. Hingga 19 Desember 2025, rata-rata nilai transaksi harian pinjam-meminjam rupiah tercatat sekitar Rp15,4 triliun, mencakup 63,5 persen dari total transaksi pasar uang nasional.

Bank Indonesia menilai penerapan INDONIA akan membawa pasar keuangan Indonesia menjadi lebih modern, kompetitif, dan kredibel, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Publikasi INDONIA dapat diakses masyarakat dan pelaku pasar setiap akhir hari transaksi melalui situs resmi Bank Indonesia.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru