Jaga Kesehatan Mental Karyawan Pertamina, Patra Niaga Sulawesi Gelar Program Manajemen Stres

- Aldy Pascoal

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran manajemen dan staf saat mengikuti sesi edukasi kesehatan mental karyawan Pertamina di Makassar untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Jajaran manajemen dan staf saat mengikuti sesi edukasi kesehatan mental karyawan Pertamina di Makassar untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Jaguarinfo.id, Makassar – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat komitmen terhadap kesehatan mental karyawan Pertamina melalui rangkaian kegiatan produktif.

Perusahaan menyelenggarakan Mental Health Day 2026 pada 7–8 Mei 2026 di Kantor Regional Makassar untuk mendukung kesejahteraan jiwa pekerja di lingkungan industri migas.

Langkah ini bertujuan membangun budaya kerja yang seimbang dan produktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peserta mengikuti berbagai sesi edukatif untuk mengenali gejala kelelahan mental sejak dini.

Selain itu, manajemen menyediakan ruang konsultasi khusus bagi para perwira dan mitra kerja agar mampu mengelola tekanan pekerjaan dengan lebih efektif.

Strategi Manajemen Stres dan Kesejahteraan Jiwa Pekerja

​Dalam kegiatan ini, Pertamina menghadirkan dokter spesialis kedokteran jiwa, dr. Erickson Arthur Siahaan, Sp.KJ. Beliau memaparkan materi mengenai Stress Management, Smoking Cessation, hingga Sleep Management.

Para pekerja juga menikmati aktivitas kreatif seperti flower arrangement dan perfumery workshop untuk melepas penat di sela rutinitas.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan 10 Tersangka Perkelahian Antar Kelompok di Belang Minahasa Tenggara

​Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan bahwa aspek kesehatan mental adalah investasi jangka panjang perusahaan. Ia menilai tantangan pekerjaan saat ini membutuhkan kesiapan mental yang tangguh.

Oleh karena itu, perusahaan wajib memastikan setiap individu memiliki ruang untuk menjaga kualitas hidupnya.

​“Tantangan pekerjaan hari ini tidak hanya menuntut performa, tetapi juga kesiapan mental yang sehat dan seimbang. Karena itu, perusahaan ingin memastikan setiap pekerja memiliki ruang untuk menjaga kesehatan mentalnya, mengelola stres dengan baik, dan tetap produktif tanpa mengabaikan kualitas hidup. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi energi positif bagi seluruh Perwira dan mitra kerja,” ujar Deny.

Membangun Budaya Kerja Suportif di Lingkungan Pertamina

​Perusahaan juga menekankan pentingnya dukungan antar rekan kerja dalam menghadapi dinamika lapangan. Area Manager Medical Sulawesi, Sitti Maswaeni, menjelaskan bahwa kesadaran akan kesehatan mental sering kali terlambat muncul.

Baca Juga :  Anik Coffee Point (ACP): Mini Café x Creative Hub di Yogyakarta yang Menghubungkan Kopi, Cerita, dan Ide-Ide Hebat

Maka dari itu, edukasi berkelanjutan menjadi kunci untuk mencegah terjadinya burnout atau kelelahan hebat pada tim.

​“Kesehatan mental sering kali baru disadari ketika seseorang sudah berada di titik lelah. Padahal, menjaga kesehatan mental perlu dilakukan sejak dini dan menjadi bagian dari keseharian. Lingkungan kerja yang sehat dimulai dari tim yang mampu saling mendukung, mengenali tekanan kerja, dan berani mencari bantuan ketika dibutuhkan,” jelas Sitti Maswaeni.

​Melalui program ini, Pertamina berupaya menciptakan ekosistem kerja yang lebih humanis dan adaptif.

Kehadiran counselling corner dan konsultasi perencanaan keuangan turut melengkapi upaya perusahaan dalam menyejahterakan para karyawannya secara menyeluruh.

Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kinerja yang berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru