Jaguarinfo.id, Mitra – Kepala Bidang Pendidikan Kristen Kanwil Kemenag Sulawesi Utara, Pdt. Franky Rompas, S.Th., M.Pd., melaksanakan agenda pembinaan guru PAK di Minahasa Tenggara pada Rabu (13/05/2026).
Selain memberikan edukasi pendidik Kristen, Franky memotivasi para pengawas agar menjaga kehormatan profesi saat menjalankan tugas di lapangan.
Menjaga Marwah Pembinaan Guru PAK dan Pengawas
Pdt. Franky menegaskan bahwa guru agama memiliki tanggung jawab moral yang sangat besar terhadap generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai guru tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan akademik secara formal di dalam kelas. Menurutnya, guru harus mampu bertindak sebagai pembimbing jiwa yang membentuk karakter religius peserta didik.
Oleh karena itu, Franky meminta seluruh tenaga pendidik agar menjaga marwah dan martabat profesinya. “Guru agama tidak hanya sekadar mentransfer pengetahuan akademik, melainkan bertindak sebagai pembimbing jiwa peserta didik,” beber Pdt Franky di hadapan para peserta.
Implementasi Moderasi Beragama dalam Edukasi Pendidik Kristen
Selanjutnya, Kabid menekankan dua poin krusial yang menjadi landasan utama bagi para aparatur kementerian.
Ia mewajibkan guru berperan aktif dalam menyukseskan setiap program kerja Kementerian Agama secara menyeluruh. Franky juga menyoroti peran strategis mereka sebagai garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi.
”Guru Agama menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah dan di lingkungan masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa tenaga pendidik harus terus mengasah keahlian secara mandiri. Hal ini bertujuan agar ilmu yang mereka berikan kepada siswa tetap relevan dan berkualitas tinggi seiring perkembangan zaman.
Penyerahan Sertifikat Profesi dan Sertifikasi Guru Agama Mitra
Pada akhir sesi arahan, Pdt. Franky Rompas menyerahkan sertifikat bagi 34 guru yang telah menuntaskan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Franky berharap perolehan sertifikat ini berbanding lurus dengan dedikasi saat mengajar.
”Dengan penyerahan sertifikat ini, diharapkan para guru di Mitra lebih profesional dalam mengajar dan mampu menjadi teladan yang baik bagi siswa maupun masyarakat pada umumnya,” pungkasnya. Kegiatan ini pun berakhir dengan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir di lokasi.


















