Oknum Brimob Sulut Terseret Dugaan Kasus Penipuan Modus Asmara

- Aldy Pascoal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Seorang wanita bernama Dorlineke Serly Ratulangi (36) resmi melaporkan oknum anggota Brimob berinisial RFS ke Polda Sulawesi Utara. Laporan ini berkaitan dengan dugaan kasus penipuan serta skema penggelapan uang yang bermula dari hubungan asmara. Korban menempuh jalur hukum setelah pelaku tidak kunjung mengembalikan dana senilai puluhan juta rupiah hingga batas waktu yang ditentukan.

​Pihak kepolisian menerima laporan tersebut dengan nomor STTLP/B/61.a/I/2026/SPKT/Polda Sulawesi Utara pada Senin, 26 Januari 2026. Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa ini terjadi di Desa Talikuran Utara, Kabupaten Minahasa. Aksi terlapor berlangsung dalam rentang waktu tahun 2021 hingga 2023 dengan memanfaatkan kepercayaan korban demi kepentingan pribadi.

​Kronologi Skema Penggelapan Uang Puluhan Juta

​Kejadian bermula saat terlapor berulang kali meminjam uang kepada korban dengan total mencapai Rp60.000.000. Pelaku berjanji mengembalikan seluruh pinjaman tersebut paling lambat pada 31 Desember 2025. Namun, hingga kini janji tersebut tidak pernah terealisasi dan pelaku justru memutus komunikasi secara sepihak.

​Kuasa hukum korban, Adv Coret Sofiani Sengkey, S.H, memberikan penjelasan tegas mengenai posisi kliennya. “Ada seorang oknum polisi yang bertugas di Kesatuan Brimob yang diduga melakukan tindak pidana penipuan dengan modus pacaran,” ujar Corry kepada wartawan di Mapolda Sulut, Jumat (30/01/2026). Ia menekankan bahwa kliennya merupakan korban dari dugaan kasus penipuan yang sangat terencana.

​Pelaporan Pelanggaran Kode Etik ke Propam Polda Sulut

​Selain menempuh jalur pidana, tim kuasa hukum juga berencana melaporkan RFS ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam). Langkah ini bertujuan untuk mengusut adanya pelanggaran kode etik profesi yang dilakukan oleh aparat tersebut. Corry menjelaskan bahwa pihaknya telah mengumpulkan bukti kuat untuk memperkuat laporan di tingkat kedinasan.

​“Hari ini kami telah memfollow up laporan polisi yang sudah kami ajukan. Selanjutnya, kami akan mendatangi Propam untuk melaporkan pelanggaran kode etik kedinasan yang dilakukan oknum tersebut,” tegas Corry. Pihak keluarga terlapor kabarnya sempat meyakinkan korban dengan iming-iming pernikahan agar korban bersedia memberikan bantuan dana secara bertahap.

Baca Juga :  AHM Pamerkan Inovasi Produk Sepeda Motor Honda Terbaru di IIMS 2026

​Amatan Ekonomi Terhadap Kejahatan Berbasis Kepercayaan

​Pengamat ekonomi Sulawesi Utara menilai fenomena ini sebagai bentuk risiko finansial dalam hubungan interpersonal. Secara ekonomi, transaksi tanpa kontrak legal yang jelas sangat rentan terhadap tindak kriminal. Kasus ini menunjukkan bahwa penyalahgunaan status sosial atau profesi dapat mengganggu stabilitas finansial individu secara signifikan.

​Polda Sulawesi Utara saat ini masih melakukan pendalaman intensif terhadap laporan tersebut. Masyarakat berharap kepolisian bertindak transparan mengingat terlapor adalah oknum aparat penegak hukum. Proses hukum yang adil menjadi kunci untuk menjaga integritas institusi Polri di mata publik.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru