Pertamina Sanksi SPBU Tombatu Akibat Dugaan Penyalahgunaan Biosolar

- Aldy Pascoal

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindak tegas SPBU 74.959.01 Tombatu terkait dugaan penyalahgunaan Biosolar melalui tangki modifikasi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindak tegas SPBU 74.959.01 Tombatu terkait dugaan penyalahgunaan Biosolar melalui tangki modifikasi.

Jaguarinfo.id, Minahasa Tenggara – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi segera mengambil langkah tegas setelah mencium adanya indikasi Penyalahgunaan Biosolar di SPBU 74.959.01 Tombatu.

Kasus ini mencuat menyusul laporan masyarakat mengenai praktik penyelewengan BBM subsidi jenis Biosolar di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Tim SBM Sulutgo II Fuel langsung turun ke lokasi untuk memverifikasi data dan rekaman pengawas pada Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah cepat ini menjadi respon atas video keluhan konsumen yang sempat viral di jagat media sosial. Investigasi internal menunjukkan bahwa terdapat transaksi mencurigakan yang melibatkan kendaraan dengan tangki modifikasi.

Oleh karena itu, perusahaan memberikan sanksi administratif berupa penghentian sementara pasokan Biosolar kepada pihak pengelola SPBU tersebut.

Hasil Investigasi CCTV Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Biosolar

Manajemen Pertamina menjelaskan bahwa rekaman CCTV menjadi bukti kuat adanya ketidakwajaran dalam pelayanan distribusi energi. Tim menemukan bukti visual yang memperkuat dugaan Penyalahgunaan Biosolar oleh oknum tertentu secara berulang.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong UMKM Manado Naik Kelas Lewat Pelatihan Digital

Akibatnya, SPBU Tombatu harus menjalani masa pembinaan agar tidak mengulangi kelalaian operasional yang merugikan masyarakat luas.

​Selain memberikan skorsing, Pertamina juga mewajibkan pengelola untuk memperbaiki sistem pengawasan mandiri di area pengisian. Perusahaan tidak ingin distribusi BBM subsidi jatuh ke tangan yang salah.

Maka dari itu, evaluasi terhadap seluruh operator di lapangan kini menjadi prioritas utama demi menjaga integritas penyaluran energi.

Komitmen Distribusi Energi Lewat Pengawasan Ketat

​Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa pihaknya terus memperketat pemantauan transaksi.

Baca Juga :  Penjualan Eceran Desember 2025 Diprediksi Melesat, Tumbuh 4,4 Persen Didorong Momentum Nataru

Upaya ini bertujuan agar energi subsidi benar-benar sampai kepada penerima manfaat yang sah sesuai aturan pemerintah. Pihaknya berjanji akan menyisir setiap laporan yang masuk terkait potensi kecurangan di lapangan.

​“Setiap indikasi penyalahgunaan akan ditindaklanjuti secara serius. Penyaluran BBM subsidi harus benar-benar digunakan oleh masyarakat yang berhak. Karena itu pengawasan dilakukan secara berlapis, termasuk melalui evaluasi transaksi dan pemantauan operasional SPBU,” ujar Lilik.

Oleh karena itu, Pertamina mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap kejanggalan melalui layanan kontak 135.

Kerja sama antara warga, aparat penegak hukum, dan perusahaan sangat penting dalam memberantas praktik mafia bahan bakar.

Harapannya, transparansi dan akuntabilitas dalam distribusi energi di Sulawesi Utara dapat tetap terjaga dengan baik.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda
Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa
Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako
Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik
BREAKING NEWS ! Polda Sulut Tangkap Empat Pelaku Love Scamming, Satu Korban Rugi Rp850 Juta
GM Bandara Sam Ratulangi Manado Imbau Warga Waspadai Kebakaran Rumput Kering
Kepala Otban Wilayah 8 Manado Ambar Suryoko Ungkap Alasan Bandara Sam Ratulangi Ditutup Akibat Kebakaran
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:45 WITA

Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:10 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:59 WITA

Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik

Berita Terbaru

Munas KOPEK di Kota Manado, Sulawesi Utara, membahas hilirisasi dan pengembangan komoditas kelapa.

BISNIS

Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa

Kamis, 8 Okt 2026 - 01:45 WITA