Pertumbuhan M2 Meningkat Pesat, Likuiditas Indonesia Capai Rp10.133 Triliun di Akhir 2025

- Aldy Pascoal

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Likuiditas perekonomian Indonesia atau uang beredar dalam arti luas (M2) mencatatkan pertumbuhan signifikan pada penghujung tahun 2025. Bank Indonesia melaporkan bahwa posisi M2 pada Desember 2025 menembus angka Rp10.133,1 triliun, atau tumbuh sebesar 9,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

​Angka pertumbuhan ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan capaian pada November 2025 yang tumbuh sebesar 8,3 persen (yoy). Akselerasi ini mencerminkan kondisi likuiditas yang tetap kuat untuk mendukung aktivitas ekonomi nasional.

​Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan melalui keterangan tertulisnya bahwa perkembangan positif ini didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) yang melesat 14,0 persen (yoy) serta pertumbuhan uang kuasi sebesar 5,5 persen (yoy).

​Menurut Ramdan, peningkatan M2 pada Desember 2025 terutama dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan geliat penyaluran kredit perbankan. Tagihan bersih kepada Pempus tumbuh 13,6 persen (yoy), meningkat tajam dari bulan sebelumnya yang berada di level 8,7 persen (yoy).

Baca Juga :  Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Sekolah Anak Percaya Diri Makassar, Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif

​Sejalan dengan itu, sektor intermediasi perbankan juga menunjukkan tren positif. Penyaluran kredit pada Desember 2025 tumbuh 9,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan November 2025 yang sebesar 7,9 persen (yoy). Di sisi lain, aktiva luar negeri bersih tetap tumbuh stabil di angka 8,9 persen (yoy).

​Kondisi ini menunjukkan sinergi yang baik antara kebijakan fiskal dan moneter dalam menjaga ketersediaan uang beredar guna mendorong momentum pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

(ADP)

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Berita Terbaru