Jaguarinfo.id, Manado – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Utara resmi meluncurkan teknologi Face Recognition pada 05/08/26.
Peluncuran sistem pengenal wajah canggih ini berlangsung di lobi Ditreskrimum Mapolda Sulut. Bareskrim Polri memberikan fasilitas ini untuk mendukung Unit Identifikasi (Inafis) dalam mempercepat pengungkapan berbagai kasus kejahatan.
Secara teknis, perangkat portabel ini menggunakan kamera 360 derajat yang terhubung langsung dengan basis data KTP.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, identitas seseorang akan muncul secara otomatis di layar komputer saat kamera mendeteksi wajahnya.
Selain itu, teknologi Face Recognition ini mendapat dukungan jaringan internet satelit Starlink. Terobosan ini memastikan petugas tetap bisa beroperasi maksimal di daerah dengan sinyal lemah atau blank spot.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut, Kombes Pol Suryadi, menegaskan hal tersebut.
“Pengenalan Peralatan Baru Face Recognition dan Starlink Unit Identifikasi Polda Sulawesi Utara telah menerima dukungan peralatan baru dari Bareskrim Polri berupa sistem Pengenal Wajah serta perangkat internet portabel Starlink,” ujarnya di Mapolda Sulut, 05/08/26.
Lebih lanjut, ia menjelaskan detail fungsi alat tersebut.
“Alat ini berfungsi untuk mendeteksi, melacak, dan mengidentifikasi data pelaku kejahatan, residivis, DPO atau Daftar Pencarian Orang, serta orang-orang yang dicurigai. Kamera alat akan merekam wajah seseorang yang melintas, kemudian data pribadi, identitas yang bersangkutan akan langsung terdeteksi dan terbaca di layar komputer secara otomatis,” jelasnya.
Uji Coba Sistem Pengenal Wajah di TIFF Tomohon
Sebagai langkah awal, petugas akan menguji coba sistem pengenal wajah ini pada ajang Tournament of Flowers (TIFF) Tomohon. Acara berskala internasional tersebut akan berlangsung mulai 07/08/26 hingga 12/08/26.
Kepolisian akan memasang perangkat ini secara khusus di pintu utama tamu VVIP. Lokasi ini menjadi prioritas penjagaan karena duta besar dari 10 negara rencananya akan hadir.
Menutup penjelasannya, Kombes Pol Suryadi memberikan pesan khusus. “Penerapan dalam Pengamanan Kegiatan Teknologi ini dipersiapkan untuk mendukung pengamanan acara nasional maupun internasional di Sulawesi Utara, seperti kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, guna mendeteksi ancaman kejahatan sejak dini. Imbauan Kepada Masyarakat Meskipun kepolisian telah didukung oleh teknologi canggih, peran aktif dan informasi manual dari masyarakat tetap sangat diharapkan untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban,” Tandas Dirreskrimum KBP Suryadi.
















