Jaguarinfo.id, Manado – Puncak Acara Urban Digifest X Sulut Coffee Fest 2026 resmi berlangsung di Manado Town Square, Manado, pada 15/08/26. Bank Indonesia menggelar acara ini untuk mendukung UMKM dan ekonomi kreatif lokal agar semakin tangguh.
Kegiatan bergengsi ini turut dihadiri oleh Asisten Gubernur Bank Indonesia Rudy Brando Hutabarat, Kepala Biro Ekonomi Prov. Sulawesi Utara Reza A.W. Dotulung, Konsulat Jenderal Filipina Mary Jennifer Domingo Dingal, Kepala Departemen Ekonomi BI Anastuty K, Deputi Kepala Perwakilan BI Prov. Sulsel Bayu Martanto, serta Kepala Pengadilan Tinggi Daerah Prov. Sulut Amin Sutikno.
Festival Kopi dan Digital UMKM Sulut ini mengangkat tema besar “Rupa Rasa Kawanua: Meracik Tradisi, Menyeduh Inovasi”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala KPw BI Provinsi Sulut, Joko Supratikto, menjelaskan bahwa acara tahunan ini memiliki peran yang sangat penting.
“Urban Digifest menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan transformasi UMKM dan ekonomi kreatif Sulawesi Utara, sekaligus melihat kembali sejauh mana kolaborasi yang telah dibangun mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Joko Supratikto.
Rangkaian acara ini sudah berjalan sejak 12/08/26 dan akan berakhir pada 16/08/26. Bank Indonesia terus berkomitmen mendampingi para pelaku usaha di Bumi Nyiur Melambai.
“UMKM potensial ini akan terus kami bersamai dalam pengembangannya di Sulut. Urban Digifest sendiri merupakan program Road to KKI sebagai upaya Bank Indonesia untuk mendorong UMKM yang bangkit, tangguh dan berdaya saing,” tegasnya.
Sinergi Urban Digifest X Sulut Coffee Fest 2026 Majukan Daerah
Selanjutnya, Kepala Biro Ekonomi Prov. Sulawesi Utara, Reza A.W. Dotulung, yang hadir mewakili Gubernur, mengapresiasi inovasi dan kolaborasi ini.
“Acara ini kita tidak hanya berkumpul dalam sebuah festival. Tetapi juga sedang memperlihatkan bagaimana potensi ekonomi daerah dapat dikembangkan melalui kolaborasi, inovasi, dan kemanfaatan ekonomi,” sebut Reza.
Pemerintah daerah melihat perekonomian Sulawesi Utara memiliki prospek yang besar untuk terus tumbuh. Oleh karena itu, sektor usaha produktif membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak.
“Salah satu kekuatan yang perlu terus kita kembangkan adalah UMKM dan ekonomi kreatif karena sektor ini tumbuh dari masyarakat, dekat dengan kehidupan sehari-hari dan memiliki kemampuan besar dalam menciptakan lapangan kerja serta menjaga ketahanan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Semoga semangat dari kegiatan ini melahirkan lebih banyak wirausaha baru. Produk-produk Kawanua harapannya bisa menembus pasar yang lebih luas dengan transaksi digital yang makin meningkat.
















