BI dan Pemprov Perkuat Neraca Pangan Strategis Sulawesi Utara untuk Kendalikan Inflasi

- Aldy Pascoal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia dan Dinas Ketahanan Pangan Sulut menggelar Capacity Building Neraca Pangan Strategis 2026 pada 04/08/26 untuk menjaga stabilitas inflasi pangan.

Bank Indonesia dan Dinas Ketahanan Pangan Sulut menggelar Capacity Building Neraca Pangan Strategis 2026 pada 04/08/26 untuk menjaga stabilitas inflasi pangan.

Jaguarinfo.id, Manado – Bank Indonesia (BI) dan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara terus bersinergi memperkuat Neraca Pangan Strategis di daerah.

Mereka menyelenggarakan kegiatan Capacity Building Neraca Pangan Strategis Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 pada 04/08/26.

Langkah strategis ini bertujuan untuk mengamankan data pangan daerah secara akurat sebagai landasan utama pengambilan keputusan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengawali kegiatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Daerah Sulut, Rahel R. Rotinsulu, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas data.

Menurutnya, pemerintah sangat membutuhkan data yang valid agar pemanfaatannya lebih efektif.

Sementara itu Kepala Perwakilan BI Prov. Sulut, Joko Supratikto, resmi membuka acara sekaligus memaparkan tren inflasi terkini.

Baca Juga :  Uskup Manado Dukung Penuh Paskah Nasional 2026 di Sulawesi Utara

Ia mencatat Sulawesi Utara mengalami deflasi sebesar -1,05% (mtm) pada Juli 2026, sehingga inflasi tahun berjalan mencapai 3,38% (ytd). Angka ini menunjukkan inflasi Sulut berhasil kembali masuk ke dalam rentang sasaran nasional.

​Pentingnya Data Ketersediaan Pangan Terintegrasi

​Meskipun laju inflasi mulai aman, Joko mengingatkan semua pihak agar tetap mewaspadai gejolak harga komoditas pangan yang rentan terdampak gangguan produksi dan distribusi.

​”Meskipun inflasi kita kembali masuk pada rentang sasaran nasional, tekanan pada kelompok pangan bergejolak tetap perlu kita waspadai mengingat tingginya ketergantungan pasokan dari luar daerah. Oleh karena itu, penguatan sinergi TPID melalui kerangka 4K dan program GPIPS sangat membutuhkan dukungan data pasokan yang akurat, tervalidasi, dan terkini melalui Neraca Pangan Strategis,” tegas Joko Supratikto.

Baca Juga :  Jasa Raharja dan Polri Mantapkan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

​Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah pakar untuk memperkuat koordinasi. Turut hadir Ketua Tim Pengelolaan Ketersediaan Pangan Bapanas Tri Aris Indrayanto, Statistisi Ahli Madya BPS Sulut Norma Olga Frida Rega, serta Tim Ahli Gubernur Dr. Ir. Adolf Lucky Longdong dan Ir. Johan Victor Malonda.

Kehadiran para narasumber ini diharapkan mampu mendorong ketersediaan data pangan yang lebih terintegrasi.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Berita Terbaru