Jaguarinfo.id, Jakarta – Pelaku UMKM Sulawesi Utara sukses menunjukkan kinerja luar biasa pada ajang Karya Kreatif Indonesia 2026 di JICC Jakarta hingga 23/08/26.
Berbagai produk lokal berkualitas dari daerah ini berhasil memikat pembeli domestik hingga sukses menembus pasar global.
Sebagai contoh, penjualan Kain Pinawetengan melonjak sangat tajam. Produk tenun premium khas Minahasa ini mencetak total penjualan sebesar Rp110,3 juta, atau naik lima kali lipat dari tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, Kopi Arabica Tomohon dari Elmonts Coffee juga makin populer di tingkat nasional. Kopi ini mendapat eksposur tinggi setelah seorang World Barista Champion menyeduhnya secara langsung di area pameran.
UMKM Sulawesi Utara Sukses Rambah Pasar Global
Tidak hanya berjaya di dalam negeri, beberapa produk andalan juga berhasil menarik minat pembeli asing.
Narasi Vanilla sukses mengamankan kesepakatan ekspor ke Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan melalui sesi business matching.
Perusahaan ini mengirim 20 kg vanilla beans senilai USD2.500 ke Global Mandehling Coffee Korea.
Mereka juga mengekspor sampel produk ke SAF Synergy PLT di Malaysia serta puluhan produk turunan vanila ke Indonesia House of Bean Tokyo di Jepang.
Selain vanila, Kopi Robusta Gunung Ambang asal Kotamobagu juga berhasil memperluas jejaring bisnis.
Kopi berkualitas ekspor ini sukses menjalin kesepakatan dengan House of Bean Tokyo. Pencapaian ini membuktikan bahwa kualitas produk unggulan daerah sudah memenuhi standar dunia.
Bank Indonesia terus berkomitmen mendukung pelaku usaha agar cepat naik kelas melalui inovasi dan digitalisasi.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung produk buatan dalam negeri.
“Cintai, bangga, dan pakai produk UMKM Indonesia. Karena kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi UMKM Indonesia menjadi tuan rumah produk Indonesia dan bisa tumbuh, tangguh, dan berdaya saing,” pesan Aida.
Harapannya, semangat kolaborasi ini terus menyala agar semakin banyak pengusaha lokal yang berdaya saing tinggi dan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi bangsa.















