Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

- Aldy Pascoal

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gedung kantor pusat Bank Mandiri di kawasan bisnis Jakarta.

Ilustrasi gedung kantor pusat Bank Mandiri di kawasan bisnis Jakarta.

Jaguarinfo.id, Jakarta – Pergerakan saham Bank Mandiri (BMRI) mencatatkan penurunan pada perdagangan Senin (24/08/26). Penurunan harga saham ini terjadi bertepatan dengan ramainya polemik pemblokiran rekening milik Supriyono alias Mas Botok, koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

​Bursa mencatat, saham Bank Mandiri berada di level Rp4.200 per lembar pada Selasa (25/08/26) pukul 10.00 WIB. Angka tersebut merosot Rp20 atau 0,47 persen dari penutupan hari sebelumnya.

Kapitalisasi pasar emiten ini mencapai Rp388,08 triliun dengan rasio Price-to-Earnings (P/E) 6,29 kali.

​Penjelasan Manajemen Terkait Polemik Saham Bank Mandiri dan Rekening Nasabah

​Sebelumnya, warganet mengkritik keras Bank Mandiri sejak Jumat (21/08/26). Mereka menyoroti tindakan bank terhadap rekening Mas Botok yang berisi dana donasi aksi demonstrasi sekitar Rp80,9 juta.

Selain itu, netizen bahkan menyerukan penarikan dana massal melalui berbagai platform media sosial.

​Menanggapi situasi tersebut, manajemen akhirnya memberikan penjelasan resmi pada Minggu (23/08/26).

Bank Mandiri menegaskan bahwa mereka tidak mengambil keputusan sepihak. Manajemen hanya menjalankan prosedur perbankan berdasarkan permintaan resmi aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Gubernur Setujui Subsidi Biaya Lokal Jemaah Haji Sulawesi Utara Naik Jadi Rp5 Juta Akibat Avtur

​”Dapat kami sampaikan, Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening. Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku,” tulis Bank Mandiri dalam keterangannya melalui Instagram.

​Sementara itu, Polda Metro Jaya juga memberikan klarifikasi terbaru. Polisi menyatakan bahwa penyidik hanya meminta pihak perbankan melakukan penundaan transaksi, bukan pemblokiran rekening secara permanen.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Edukasi Safety Riding di Unika De La Salle Manado, Honda Ajak Mahasiswa Jadi Pengendara Cerdas dan Bertanggung Jawab
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru