Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Kebakaran Panti Jompo Damai Manado yang Tewaskan 16 Lansia

- Aldy Pascoal

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Manado terus mendalami kasus kebakaran hebat yang melanda Panti Jompo (Panti Werda) Damai di Kelurahan Ranomuut, Kota Manado, Sulawesi Utara.

​Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi untuk mengungkap penyebab pasti tragedi yang terjadi pada Desember 2025 lalu tersebut. Peristiwa memilukan ini diketahui merenggut nyawa 16 orang penghuni panti yang merupakan lanjut usia (lansia).

​Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, menyatakan bahwa berdasarkan keterangan para saksi yang telah diperiksa, muncul dugaan awal mengenai titik awal munculnya api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Dari hasil keterangan para saksi yang telah kami periksa, menyatakan sampai saat ini api berasal dari arah dapur,” ujar Elwin kepada awak media, Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga :  Sukses Transformasi RS Manembo-nembo, dr Chally Tirayoh Curi Perhatian Gubernur Sulut

​Pihak kepolisian telah memanggil berbagai pihak untuk memberikan keterangan guna menyusun kronologi peristiwa secara utuh.

​”Untuk saksi-saksi yang sudah kita mintai keterangan yaitu dari pihak yayasan, kemudian ada beberapa pekerja, dan ada beberapa korban selamat atau penghuni panti yang selamat, serta tetangga sekitar,” lanjutnya.

​Meski dugaan awal sudah mengarah ke area dapur, Polresta Manado menegaskan bahwa mereka tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab teknis kebakaran, apakah karena korsleting listrik atau kebocoran gas.

​Saat ini, pihak penyidik masih menunggu hasil resmi identifikasi dari Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Sulawesi Utara.

​”Terkait dengan kejadian kebakaran di Panti Werda, sampai saat ini sudah ada 10 saksi yang kita mintai keterangan. Dan untuk hasil penyebabnya (pasti), kita masih menunggu hasil dari Bid Labfor Polda Sulawesi Utara,” tegas Elwin.

Baca Juga :  Pelantikan PWI Surakarta Masa Bakti 2026-2031 Resmi Digelar di Solo

​​Terkait proses identifikasi 16 korban meninggal dunia, Elwin menjelaskan bahwa proses tersebut dilakukan secara bertahap. Hingga kini, baru sebagian kecil korban yang berhasil teridentifikasi dan dipulangkan ke pihak keluarga.

​”Dari total 16 korban, sudah ada empat korban yang berhasil diidentifikasi dan sudah diserahkan ke pihak keluarga,” ungkapnya.

​Sementara itu, untuk 12 korban lainnya, tim medis dan kepolisian masih menemui kendala identifikasi visual sehingga harus menempuh jalur medis yang lebih mendalam.

​”Untuk 12 korban lainnya masih menunggu hasil tes DNA dari Puslabfor,” pungkas Elwin.

​Keluarga korban hingga kini masih menunggu kepastian hasil identifikasi agar dapat segera memakamkan anggota keluarga mereka yang menjadi korban dalam tragedi akhir tahun tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda
Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa
Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako
Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik
BREAKING NEWS ! Polda Sulut Tangkap Empat Pelaku Love Scamming, Satu Korban Rugi Rp850 Juta
GM Bandara Sam Ratulangi Manado Imbau Warga Waspadai Kebakaran Rumput Kering
Kepala Otban Wilayah 8 Manado Ambar Suryoko Ungkap Alasan Bandara Sam Ratulangi Ditutup Akibat Kebakaran
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:45 WITA

Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:10 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:59 WITA

Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik

Berita Terbaru

Munas KOPEK di Kota Manado, Sulawesi Utara, membahas hilirisasi dan pengembangan komoditas kelapa.

BISNIS

Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa

Kamis, 8 Okt 2026 - 01:45 WITA