Bentrok Dua Kelompok Pemuda di Tatelu Jaga I Berakhir Damai, Polisi: Murni Kesalahpahaman

- Aldy Pascoal

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Bentrok antar dua kelompok pemuda di Desa Tatelu Jaga I, Kecamatan Dimembe, pada Kamis malam, 27 November 2025, akhirnya berujung damai. Keributan yang sempat memanas hingga terjadi aksi saling lempar batu dan kejar-kejaran itu dipicu persoalan sepele dan dinilai murni akibat kesalahpahaman.

Kapolsek Dimembe, IPDA Steven Leonard Rumapea, S.Tr.K., M.H., mengungkapkan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat usai menerima laporan. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi, mengamankan terlapor bersama barang bukti, hingga melakukan mediasi antara kedua kelompok.

“Kami sudah mengamankan terlapor 1×24 jam. Setelah pemeriksaan, pihak pelapor menyampaikan keinginan agar masalah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar IPDA Steven kepada wartawan, Kamis (04/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa kedua pihak telah sepakat berdamai dan proses selanjutnya akan dituntun sesuai prosedur kepolisian.

“Arah penyelesaian akan melalui mediasi dan jalur kekeluargaan. Intinya ini hanya karena kesalahpahaman. Kami sudah memberikan arahan agar hal seperti ini diselesaikan secara damai,” jelasnya.

Baca Juga :  Sukses Ungkap Kasus, Penanganan Korupsi Polres Kotamobagu Raih Apresiasi dari Polda Sulut

Tidak Ada Unsur SARA

Kapolsek Dimembe juga menekankan agar masyarakat tidak mengaitkan insiden tersebut dengan isu desa, suku, maupun agama.

“Harapannya masyarakat di luar sana tidak mengaitkan peristiwa ini dengan daerah, suku, atau agama. Ini murni tindakan oknum, bersifat personal,” tegasnya.

Menurutnya, kedua pihak telah menegaskan tidak ingin memperpanjang masalah.

“Baik korban maupun terlapor sama-sama bekerja dan mencari nafkah di lokasi, sehingga damai adalah langkah terbaik,” ujarnya.

Bentrok bermula sekitar pukul 23.00 WITA ketika empat pemuda — Krishna Wuntu, Miki Poluan, Kevin Poluan, dan Rivel Kawuwung — dalam perjalanan pulang usai bermain biliar. Vanbelt motor mereka putus sehingga kendaraan harus dituntun sambil tetap dinyalakan. Suara mesin yang bising memicu teguran dari kelompok pemuda lain yang nongkrong di Kompleks Pasar Tatelu.

Teguran itu kemudian memicu adu mulut dan situasi memanas hingga terjadi aksi saling lempar batu dan kejar-kejaran di depan Pos Penjagaan Perusahaan MSM.

Baca Juga :  Pertama di Riau, Pos AHASS TEFA Astra Honda SMKN 3 Mandau Siap Cetak Mekanik Andal dan Dekatkan Layanan Servis

Ketegangan semakin meningkat saat sebuah pick up Grandmax berisi orang tak dikenal melintas sambil membawa senjata tajam seperti cakram, tombak, dan pisau.

Dalam kekacauan tersebut, Veccly Wiliam Kambey menjadi sasaran penyerangan kelompok lain. Saat mencoba menyelamatkan diri, Veccly bersenggolan dengan Rado Mongilong, yang diduga mengacungkan pisau. Merasa terancam, Veccly menembakkan dua kali tembakan peringatan menggunakan airsoft gun dan satu peluru mengenai paha kanan bagian dalam Rado. Rado kemudian menjalani perawatan medis selama enam hari. Sementara korban lainnya, Putra Nayoan, juga melapor karena terkena lemparan batu.

Imbauan Menjelang Natal dan Tahun Baru

Dengan tercapainya perdamaian, Kapolsek Dimembe mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu yang dapat memicu konflik, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Kami mengajak warga bersama-sama menjaga Kamtibmas. Jangan ada lagi yang memanfaatkan momen untuk memprovokasi maupun mengadu domba,” tutup IPDA Steven.

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Berita Terbaru