Di Bawah Komando Deasy Sjuul Lumbaa, KTNA Sulut Siap Kirim 1.764 Peserta ke PENAS Petani Nelayan di Gorontalo

- Aldy Pascoal

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KTNA Sulut Arly Dondokambey bersama pengurus saat memberikan keterangan pers terkait persiapan keberangkatan kontingen ke ajang PENAS di Gorontalo, Rabu (17/06/26).

Ketua KTNA Sulut Arly Dondokambey bersama pengurus saat memberikan keterangan pers terkait persiapan keberangkatan kontingen ke ajang PENAS di Gorontalo, Rabu (17/06/26).

Jaguarinfo.id, Manado – Kontingen Kontak Tani Nelayan Indonesia (KTNA) Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan kesiapannya mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-17 di Gorontalo pada 20/06/26 hingga 25/06/26.

Sebanyak 1.764 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulut dijadwalkan akan bertolak ke lokasi kegiatan untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut.

​Ketua KTNA Sulut, Arly Dondokambey, menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen Sulawesi Utara pada PENAS Petani Nelayan ke-17 di Gorontalo telah terkonfirmasi dengan total 1.764 orang. Mereka terdiri dari peserta utama, pendamping, hingga peninjau dari 15 kabupaten/kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​“Seluruh persiapan teknis telah rampung sepenuhnya. Kami memastikan bahwa delegasi yang berangkat merupakan representasi terbaik petani dan nelayan dari daerah kita yang siap belajar sekaligus membawa inovasi,” ujar Arly di Manado, Rabu (17/06/26).

Baca Juga :  Tragedi Drag Race Kotamobagu Renggut 17 Korban, Polda Sulut Periksa 5 Saksi
Optimalisasi Teknologi Pertanian di PENAS Petani Nelayan

​Di bawah koordinasi Ketua Tim Kerja, Deasy Sjuul Lumbaa, seluruh kebutuhan logistik seperti transportasi dan penginapan telah difasilitasi dengan matang.

Ajang ini menjadi momentum strategis bagi para peserta untuk memperluas wawasan terkait kemajuan sektor agrikultur terkini.

​Arly menambahkan bahwa para peserta didorong untuk mempelajari teknologi pertanian modern dan mekanisasi yang akan ditampilkan dalam pameran nanti.

Baca Juga :  Kerja Sama Antardaerah Minahasa & Sidrap, BI: Strategi Jitu Kendalikan Inflasi Pangan

​“Kami sangat memotivasi peserta untuk menyerap ilmu tentang teknologi pertanian modern, termasuk pemanfaatan robotika yang akan dipamerkan. Kami ingin petani dan nelayan kita tidak hanya bekerja secara konvensional, tetapi mulai mengadopsi cara-cara inovatif dari praktisi nasional maupun ASEAN,” tambah Arly.

​Kegiatan PENAS Petani Nelayan ke-17 di Gorontalo ini direncanakan turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto pada 24/06/26.

Dengan semangat swadaya yang tinggi dari masing-masing daerah, KTNA Sulut optimis kontingennya mampu menyerap banyak ilmu untuk diterapkan dalam memajukan pertanian dan perikanan di bumi Nyiur Melambai.

Aldy Pascoal

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru