Tragedi Drag Race Kotamobagu Renggut 17 Korban, Polda Sulut Periksa 5 Saksi

- Aldy Pascoal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie, memberikan keterangan wawancara bersama media usai mengunjungi keluarga korban insiden kecelakaan maut di Kotamobagu.

Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie, memberikan keterangan wawancara bersama media usai mengunjungi keluarga korban insiden kecelakaan maut di Kotamobagu.

Jaguarinfo.id, Kotamobagu – Polda Sulawesi Utara (Sulut) resmi mengambil alih penanganan kasus tragedi Drag Race Kotamobagu.

Insiden nahas pada ajang Kejurda Open Turnamen Tidar Drag Race 2026 ini terjadi di Kotamobagu pada 10/08/26. Akibat kecelakaan maut tersebut, 17 orang menjadi korban.

​Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie, langsung mengunjungi rumah duka dan menjenguk korban luka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden ini. Berdasarkan data kepolisian, 8 orang meninggal dunia.

Selanjutnya, 8 orang mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif, sedangkan 1 orang luka ringan.

​”Saya sebagai Kapolda Sulawesi Utara dan jajaran menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban yang sudah mendahului kita. Semoga arwah dapat diterima di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk para korban luka, mari kita berdoa bersama agar diberikan kesembuhan,” ujar Irjen Pol Roycke Harry Langie.

Baca Juga :  Wakapolda Sulut Tinjau Langsung Lokasi Bencana Banjir Bandang Bolaang Mongondow
​Polisi Usut Tuntas Tragedi Drag Race Kotamobagu

​Oleh karena itu, kepolisian berkomitmen mengusut tuntas perkara ini. Kapolda menegaskan, proses hukum akan berjalan secara transparan dan akuntabel.

Saat ini, tim penyidik mulai memeriksa sejumlah saksi. Mereka menelusuri alur penyelenggaraan acara dan mencari indikasi kelalaian.

Baca Juga :  Brimob Polda Sulut Gerak Cepat Lakukan Evakuasi Pohon Tumbang di Warembungan-Sea

​”Sudah ada sekitar lima orang yang diperiksa, termasuk pengemudi mobil,” ungkap Kapolda.

​Polisi menilai pengemudi memiliki potensi kuat menjadi tersangka karena unsur kelalaian. Selain itu, penyidik juga memeriksa pihak panitia.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan panitia sudah menjalankan prosedur acara dengan benar.

​”Kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun jika ada perbuatan melawan hukum, pasti ditegakkan,” tegasnya.

​Kapolda mengajak masyarakat tetap bersatu dan saling menguatkan. Beliau berharap masyarakat menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi bersama. Tujuannya agar musibah serupa tidak terjadi lagi pada masa mendatang.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Berita Terbaru