Pemkot Bandung Matangkan Pengembangan Masjid Raya sebagai Pusat Ibadah dan Kegiatan Budaya Religius

- Aldy Pascoal

Kamis, 27 November 2025 - 21:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Bandung  – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mematangkan arah pengembangan Masjid Raya Bandung agar tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang kegiatan seni budaya berbasis religi yang aktif dan berkelanjutan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa fokus utama saat ini bukan pada aspek fisik bangunan, melainkan pada penguatan aktivitas dan nilai yang menghidupkan masjid.

“Hal yang paling penting dari masjid itu adalah isinya dulu. Ruang fisiknya sudah sangat luas, 12.000 orang. Nah, bagaimana caranya energi 12.000 ini bisa betul-betul terasa sampai 120.000. Jadi kita mesti banyak membuat kegiatan-kegiatan budaya berbasis religi,” ujar Farhan usai menghadiri kegiatan Karsa Asih Hari Lahir R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V di Masjid Raya Bandung, Minggu (23/11/2025).

Salah satu kegiatan budaya yang akan kembali diaktifkan adalah festival bedug. Farhan menyebut tradisi tersebut mulai jarang digelar di Bandung dan perlu kembali dihidupkan. Untuk memperkaya konsepnya, Pemkot Bandung akan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Banten.

“Contohnya festival bedug. Itu sudah jarang di Bandung. Nanti Disbudpar akan bikin festival bedug di sini. Kami juga ngobrol dengan Pak Gubernur Banten karena salah satu bedug yang paling bagus se-Indonesia ada di Banten,” jelas Farhan.

Ia menilai pendekatan kebudayaan akan menjadi “jiwa” yang memperkuat identitas Masjid Raya Bandung sebagai ruang beribadah sekaligus pusat kegiatan masyarakat.

“Percuma kita bicara fisik apabila jiwanya tidak ada. Kita isi dulu jiwanya,” tegasnya.

Baca Juga :  PT DAW Dukung Penuh Operasi Keselamatan Samrat 2026, Perkuat Edukasi "Cari Aman" bagi Pengendara

Sembari mempersiapkan program budaya dan religius tersebut, Pemkot Bandung juga terus mengoptimalkan konsep pengelolaan yang sudah berjalan, termasuk peningkatan kebersihan dan ketertiban kawasan.

Terkait pengerjaan kawasan Alun-Alun Bandung yang terhubung langsung dengan Masjid Raya, Farhan berharap progress revitalisasi dapat rampung tepat waktu.

“Mudah-mudahan selesai. Mudah-mudahan kita bisa merayakan tahun baru di sana,” ujarnya.

Dengan penguatan fungsi budaya dan religius, Pemkot Bandung berharap Masjid Raya Bandung dapat menjadi ruang ibadah yang menggugah, membangun nilai, sekaligus memancarkan energi positif bagi masyarakat.

Kegiatan Karsa Asih Hari Lahir R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V turut dihadiri sejumlah pihak, termasuk keluarga besar R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V serta Gubernur Banten, Andra Soni.

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Berita Terbaru