Jaguarinfo.id, Milan – Kompetisi kasta tertinggi Italia resmi menerima kenyataan pahit mengenai jatah kompetisi Eropa musim depan. Serie A dipastikan hanya mengirimkan total tujuh tim untuk bertarung di level kontinental pada musim 2026/2027.
Kepastian ini muncul setelah seluruh klub asal Negeri Pizza tersebut tersingkir dari turnamen UEFA musim ini.
Dikutip dari Bola.com, situasi ini menjadi jelas setelah Bologna harus mengakui keunggulan Aston Villa pada ajang Liga Europa baru-baru ini. Nasib serupa menimpa Fiorentina yang juga tersingkir dari Conference League setelah kalah melawan Crystal Palace.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil minor tersebut menutup pintu bagi wakil Serie A di Liga Champions untuk mendapatkan slot tambahan atau tiket kelima melalui jalur koefisien liga.
Italia kini tidak mungkin lagi mengejar poin koefisien dari negara pesaing lainnya karena tidak ada lagi tim yang tersisa.
Padahal sebelumnya, penggemar berharap prestasi di turnamen musim ini bisa menambah jumlah tim di kasta tertinggi Eropa. Namun, kegagalan kolektif ini membuat jatah utusan Liga Italia di UCL tetap bertahan pada kuota empat tim saja.
Pembagian Jatah Tiket Eropa Musim 2026/2027
Berdasarkan aturan terbaru, empat tim teratas di klasemen akhir Serie A akan langsung melaju ke fase grup Liga Champions.
Selanjutnya, peringkat kelima dan keenam akan berlaga di Liga Europa bersama pemenang Coppa Italia. Sementara itu, satu tim yang berada di posisi berikutnya harus berjuang melalui babak kualifikasi Conference League.
Kondisi ini menuntut persaingan ketat di papan atas liga domestik hingga akhir musim nanti. Persaingan meraih tiket Liga Champions dari Italia kini menjadi sangat terbatas bagi klub-klub besar yang sedang berjuang.
Jika juara Coppa Italia sudah mengamankan posisi di zona Eropa melalui liga, maka jatah tersebut akan jatuh ke tim di bawahnya.
Menanti Juara Coppa Italia dan Slot Tersisa
Saat ini, empat tim masih bersaing di semifinal Coppa Italia, yakni Inter Milan, Atalanta, Como 1907, dan Lazio. Keberhasilan salah satu dari mereka akan sangat menentukan distribusi akhir slot kompetisi Eropa musim depan.
Masyarakat sepak bola kini hanya bisa fokus pada kompetisi domestik untuk menentukan siapa yang layak terbang ke panggung internasional.

















