Jaguarinfo.id, Jakarta – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh putra dari Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., dan Ibu Joan Langie Koloay. Johanes Adhyaksa Pesik Langie, atau yang akrab disapa Jojo, resmi dinyatakan lolos seleksi masuk Akademi Kepolisian (AKPOL) tahun 2026 dengan predikat terbaik pertama.
Keberhasilan Jojo tergolong luar biasa. Ia berhasil meraih tingkat pertama dari ribuan pendaftar lainnya melalui jalur Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta, di mana tercatat ada 5.432 pendaftar yang bersaing ketat untuk kursi pendidikan tersebut.
Profil dan Rekam Jejak Prestasi
Lahir di Bekasi pada 7 Juli 2008, lulusan SMA Presiden Boarding School ini memang dikenal memiliki disiplin tinggi dan segudang prestasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum melangkah ke dunia kepolisian, Jojo telah mencatatkan diri dalam berbagai ajang bergengsi:
Paskibraka Nasional 2024: Mewakili Provinsi Jawa Barat.
Kejuaraan Internasional: Juara 2 (Silver Medal) pada MBW Taekwondo International Championship Malaysia 2025.
Akademik: Appreciation Excellent pada ajang The World Scholar’s Cup Bali 2025.
Dedikasi dan Kerja Keras
Kesuksesan ini tidak datang secara instan. Menurut pihak keluarga, Jojo telah mempersiapkan diri dengan sangat matang selama dua tahun terakhir. Ia disiplin mengikuti bimbingan belajar (bimbel) di dua tempat berbeda demi mengasah kemampuannya menghadapi seleksi yang sangat ketat.
Disiplin yang ditanamkan oleh Irjen Pol. Roycke Harry Langie dan Ibu Joan Langie Koloay terbukti membentuk karakter Jojo serta saudara-saudaranya menjadi pribadi yang haus akan ilmu pengetahuan dan berprestasi.
Pesan Inspiratif Kapolda Sulut
Melihat keberhasilan sang putra, Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie merasa bangga atas kerja keras yang telah membuahkan hasil. Baginya, pendidikan adalah proses seumur hidup yang tidak boleh berhenti di usia tertentu.
”Keberhasilan Jojo adalah buah dari konsistensi dan disiplin. Namun, saya selalu berpesan kepadanya bahwa ini adalah awal dari perjalanan panjang. Belajar tidak boleh berhenti, karena dunia terus berkembang. Bahkan bagi saya sendiri, usia bukanlah penghalang untuk terus menuntut ilmu,” ujar Kapolda Sulut.
Pernyataan tersebut tercermin dari semangat sang Kapolda yang baru saja menyelesaikan pendidikan doktoralnya (S3) di Universitas Trisakti dengan predikat Cumlaude.
Keberhasilan Jojo tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga besar Langie-Koloay, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda di Sulawesi Utara dan Indonesia bahwa dengan disiplin, kerja keras, dan doa, setiap target dan impian dapat diraih.
















