Kapolda Sulut Peringatkan Oknum Provokator dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Surat dan Dana Yayasan GMIM

- Aldy Pascoal

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Langie, saat memberikan keterangan resmi mengenai penanganan kasus di lingkungan GMIM, 03/06/26.

Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Langie, saat memberikan keterangan resmi mengenai penanganan kasus di lingkungan GMIM, 03/06/26.

Jaguarinfo.id, Manado – Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Langie, memberikan peringatan keras terkait upaya provokasi dalam penanganan dugaan kasus pemalsuan surat dan dana yayasan di GMIM senilai 5,2 miliar rupiah.

Pernyataan ini disampaikan saat awak media mempertanyakan hal ini di Mapolda Sulut 03/06/26.

Kepolisian kini memproses dua perkara utama, yakni dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen dan penyimpangan pengelolaan dana yayasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irjen Pol Roycke Langie menegaskan bahwa pihaknya memantau oknum yang sengaja menyebarkan opini menyesatkan untuk menghambat proses hukum.

Baca Juga :  Polda Sulut Luncurkan Teknologi Face Recognition untuk Amankan Event Internasional
​Tindak Tegas Provokasi dalam Penyidikan Kasus Yayasan GMIM

​Kapolda menegaskan bahwa opini yang menyebut BPMS GMIM sebagai “negara di dalam negara” adalah kekeliruan besar.

Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan yang mengatur pertanggungjawaban pidana secara jelas.

​”Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan, jelas diatur mengenai pertanggungjawaban pidana dalam pengelolaan yayasan. Jadi, jangan lagi menyebarkan opini hukum yang keliru dan menyesatkan,” ujar Kapolda.

​Satuan intelijen Polda Sulut telah mengantongi data lengkap mengenai pihak-pihak yang kerap melakukan provokasi. Kapolda meminta agar aksi tersebut segera dihentikan demi kelancaran penyidikan.

Baca Juga :  Soft Opening Urban Digifest 2026: BI Sulut Jadikan Kearifan Lokal Kekuatan Ekonomi Baru

​”Kami tidak akan tinggal diam terhadap setiap bentuk provokasi yang menghambat penegakan hukum,” tegasnya.

​Kapolda mengajak jemaat GMIM untuk tetap tenang dan mengawal proses hukum ini. Ia menegaskan bahwa langkah kepolisian bertujuan menindak oknum bermasalah, bukan menyerang institusi gereja.

Hingga kini, penyidik terus mendalami alat bukti elektronik guna memastikan kasus ini tuntas sesuai koridor hukum dan HAM.

Aldy Pascoal ( UKW 27192 )

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru