Jaguarinfo.id, Manado – Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM resmi memberikan kepastian mengenai pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa atau SMSI GMIM 2026. Mereka memastikan agenda penting ini akan berlangsung pada pekan ketiga atau paling lambat pekan terakhir bulan September 2026.
Keputusan ini lahir setelah BPMS menggelar rapat koordinasi bersama Panitia SMSI. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Sinode GMIM, Talete Dua, Tomohon Tengah, pada Selasa (04/08/26).
Ketua BPMS GMIM, Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas MTh, memimpin langsung rapat ini bersama Sekretaris Pdt Dr Evert Tangel MPdK. Selain itu, Ketua Panitia SMSI, Recky Langie, beserta jajaran panitia inti juga turut hadir mengikuti pertemuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Alasan Penundaan SMSI GMIM 2026
Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas menyampaikan permohonan maaf kepada panitia, Pelayan Khusus (Pelsus), dan seluruh jemaat GMIM. Hal ini karena panitia harus menunda pelaksanaan SMSI GMIM 2026 yang awalnya dijadwalkan pada 6 hingga 8 Agustus 2026.
Penundaan ini terjadi akibat BPMS masih merampungkan konsep materi Revisi Tata Gereja (TG). Mereka menargetkan penyelesaian konsep materi tersebut dalam dua pekan ke depan.
Juru Bicara Ketua BPMS GMIM, Pnt Frangky Mocodompis, memberikan penjelasan tambahan terkait agenda sidang ini. Ia menegaskan bahwa SMSI akan tetap fokus pada agenda utama, yakni Revisi Tata Gereja.
“Kepastian detail tanggal pelaksanaan SMSI akan ditentukan setelah BPMS menyelesaikan konsep revisi selambat-lambatnya 2 (dua) minggu ke depan,” kata Pnt Frangky Mocodompis.
Selanjutnya, BPMS GMIM dan Panitia Pelaksana berkomitmen penuh untuk menyukseskan acara keagamaan ini. Mereka sepakat menggelar persidangan tersebut di wilayah Manado Barat Daya (MBD).
Dari pihak BPMS, rapat ini dihadiri oleh jajaran wakil ketua dan pengurus teras. Mereka antara lain Pdt Janny Ch Rende, Pdt Dr Joice W Sondakh, Pdt Dan A Sampe, Pnt Recky J Montong, Pnt Yuddi H Robot, dan Dkn Windy Lucas. Turut hadir pula Pdt Christian Luwuk, Pdt Djefry Saisab, serta Dkn Meita Wala.
Sementara itu, jajaran panitia yang hadir mendampingi Recky Langie meliputi Pdt Marherry Bawinto, Dolfie Angkouw, Goinpeace Tumbel, Pnt Prof Deitje Katuuk, Pnt Novie Pioh, dan Pnt Frangky Mocodompis.
















