Perkuat Ketahanan Pangan, BI dan Pemprov Sulut Jadikan Neraca Pangan Sebagai ‘Early Warning System’

- Aldy Pascoal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia dan Pemprov Sulut menggelar Capacity Building Neraca Pangan Strategis 2026 pada 4 Agustus. Bapanas dan BPS tekankan pentingnya data pangan sebagai early warning system.

Bank Indonesia dan Pemprov Sulut menggelar Capacity Building Neraca Pangan Strategis 2026 pada 4 Agustus. Bapanas dan BPS tekankan pentingnya data pangan sebagai early warning system.

Jaguarinfo.id, Manado – Bank Indonesia (BI) bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan kegiatan Capacity Building Neraca Pangan Strategis Provinsi Sulawesi Utara Selasa, 04/08/26.

Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan kualitas data pangan daerah agar dapat dimanfaatkan secara lebih efektif sebagai dasar pengambilan keputusan terkait ketahanan pangan.

​Kegiatan yang diawali dengan laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Daerah Prov. Sulut, Rahel R. Rotinsulu ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan BI Prov. Sulut, Joko Supratikto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam acara ini Tim Ahli Gubernur untuk Misi 5 Bidang Peningkatan Ketahanan Pangan, Energi, dan Air, yakni Dr. Ir. Adolf Lucky Longdong dan Ir. Johan Victor Malonda.

​Memasuki sesi pemaparan materi, Ketua Tim Pengelolaan Ketersediaan Pangan, Direktorat Ketersediaan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Tri Aris Indrayanto, membahas secara mendalam penyusunan Proyeksi Neraca Pangan Wilayah Sulawesi Utara Tahun 2026.

Baca Juga :  Antusiasme Warga Kunjungi Stan OJK di Urban Digifest 2026 Manado

Pembahasan mencakup konsep dan manfaat, mekanisme pelaporan, teknis penghitungan, hingga pemanfaatannya dalam pengawasan ketersediaan pangan.

​”Neraca pangan berperan sebagai early warning system untuk mengidentifikasi potensi kekurangan maupun surplus pasokan, mengantisipasi gejolak harga, serta menentukan kebutuhan intervensi pemerintah secara lebih tepat,” papar Tri Aris Indrayanto.

​Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2026, Pemprov Sulawesi Utara bersama 14 dari 15 Pemerintah Kabupaten/Kota sebenarnya telah menyusun Proyeksi Neraca Pangan.

Meski demikian, pemutakhiran data rutin setiap bulan serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah masih perlu ditingkatkan. Hal ini juga didukung dengan pemanfaatan Sistem Informasi Ketersediaan Pangan (SIKAP) sebagai sarana pelaporan dan pemantauan data pelaku usaha serta stok pangan demi tersedianya informasi yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan.

​Dari sisi akurasi statistik, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Utara, Norma Olga Frida Rega, memaparkan pentingnya dukungan data dalam penyusunan Neraca Pangan Strategis.

Baca Juga :  Soft Opening Urban Digifest 2026: BI Sulut Jadikan Kearifan Lokal Kekuatan Ekonomi Baru

Pemetaan kondisi wilayah hingga tingkat kabupaten/kota ditinjau melalui data produksi padi dan jagung, perkembangan inflasi pangan, serta indikator ketahanan pangan berupa Prevalence of Undernourishment (PoU) dan Food Insecurity Experience Scale (FIES).

​”Dukungan data tersebut dapat dimanfaatkan untuk melihat perbedaan kapasitas produksi, tingkat kecukupan pangan, tekanan harga, dan kerentanan pangan antarwilayah, sehingga dapat menjadi dasar dalam penetapan kebijakan pangan,” jelas Norma Olga.

​Sebagai penutup, kegiatan ini membuahkan komitmen kuat dari seluruh Dinas Ketahanan Pangan provinsi maupun kabupaten/kota dalam mendukung penyusunan dan pemutakhiran Neraca Pangan Daerah, dengan harapan partisipasi aktif dan sinergi seluruh pihak mampu menghasilkan data pangan yang konsisten serta menjadi landasan perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi
Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110
BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group
BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja
Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua
Kapolda Sulut Bersama Wali Kota Manado Tanam Mangrove di Bunaken
PT DAW Edukasi Konsumen, Kenali Perbedaan Brake Pad dan Brake Shoe Honda
Resky Yusuf Hermawan Raih Double Podium di Thailand Talent Cup 2026
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:14 WITA

Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:08 WITA

BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:29 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:33 WITA

Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua

Berita Terbaru