Tanggapan Pengamat: Langkah Swasembada Energi Prabowo Sangat Tepat

- Aldy Pascoal

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Pemerintah Indonesia mengambil langkah berani dengan memindahkan jalur impor minyak dan gas bumi (migas) dari Timur Tengah ke Amerika Serikat. Strategi swasembada energi ini menjadi solusi nyata Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Kebijakan kemandirian energi tersebut muncul sebagai respons cepat terhadap ketegangan di Selat Hormuz yang mengancam pasokan dunia saat ini.

Pakar ekonomi Universitas Negeri Manado, Dr. Robert R. Winerungan, menilai keputusan ini sangat tepat pada Rabu (4/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau menjelaskan bahwa Amerika Serikat masih mendominasi ekonomi dan sumber daya alam global meskipun cadangannya mulai menurun.

Robert menganggap kesepakatan tersebut sebagai langkah strategis demi mengamankan stok dalam negeri dari risiko penutupan jalur distribusi internasional.

​“Jujur kan Amerika masih boleh dikata (cadangan migas) memang sudah agak menurun, tapi paling tidak masih didominasi, ekonomi masih didominasi oleh Amerika. Termasuk sumber daya alam, sumber daya semuanya masih ada di sana. China oke, tapi tetap kita masih banyak mengandalkan Amerika sekarang ini. Jadi tepat lah kalau Presiden Prabowo menjalin agreement ya,” ujar Robert di Manado.

Baca Juga :  Makassar–Jeddah Arab Saudi Resmi Dilayani Flyadeal, Bandara Sultan Hasanuddin Catat Sejarah Baru
Diversifikasi untuk Ketahanan Energi Nasional

​Pakar energi Unima, Reynaldo J. Saliki, menambahkan bahwa pengalihan ini menciptakan diversifikasi sumber energi yang sehat bagi Indonesia. Langkah tersebut secara otomatis mengurangi risiko ketergantungan akut pada satu wilayah konflik saja. Oleh karena itu, program swasembada energi dalam Asta Cita sangat krusial untuk menjawab tantangan transisi energi dan ketidakpastian harga global.

​“Dalam situasi konflik geopolitik seperti sekarang, harga minyak tidak stabil, ada transisi energi, dan juga ketergantungan impor, program swasembada energi justru menjadi semakin penting,” ungkap Reynaldo.

Baca Juga :  Kapolda Sulut Ziarah Makam Leluhur Presiden Prabowo Subianto di Minahasa

​Rektor Universitas Sariputra Indonesia Tomohon, Anggela A. Adam, turut menyoroti efisiensi dari kebijakan baru ini. Ia membandingkan kerugian masa lalu saat Indonesia terlalu bergantung pada Singapura yang tidak memiliki kekayaan alam sendiri. Anggela memandang visi kedaulatan ini sebagai rencana matang yang melibatkan penguatan kilang Balikpapan dan cadangan nasional.

​“Ini strategi yang tepat dari Pak Prabowo. Karena sempat tadi saya sampaikan bahwa sebenarnya kita itu, saya sampaikan rugi besar karena kita mengandalkan Singapura. Bertahun-tahun ke Singapura. Padahal Singapura itu bukan ada sumber daya alamnya, bukan ada minyaknya. Mereka juga impor ke negara lain dan mereka up harganya dari industri. Nah itu sebenarnya jauh lebih rugi biayanya daripada kita ke Amerika Serikat,” papar Anggela.

Redaksi

 

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Berita Terbaru