Wapres Gibran dan Kabasarnas Tinjau Lokasi Longsor Bandung Barat, 80 Warga Masih Hilang

- Aldy Pascoal

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Bandung – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka bersama Kepala Basarnas Mohammad Syafii meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026). Kehadiran jajaran petinggi negara ini bertujuan untuk memastikan proses evakuasi berjalan maksimal di tengah kondisi medan yang sulit.

​Kunjungan kerja ini juga melibatkan Kepala BNPB Suharyanto, Menko PMK Pratikno, serta Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi. Selain itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail turut mendampingi rombongan untuk memantau koordinasi lintas instansi di lapangan. Kabasarnas menegaskan bahwa seluruh personel harus tetap waspada terhadap potensi ancaman longsor susulan.

​Prioritas Keselamatan di Medan Berat

​Mohammad Syafii memberikan arahan tegas mengenai prosedur keselamatan bagi para petugas di area bencana. Ia menekankan bahwa faktor cuaca ekstrem menjadi tantangan utama yang harus dihadapi oleh tim gabungan. Pihaknya berupaya keras agar operasi pencarian tidak justru membahayakan nyawa para relawan dan petugas SAR.

​“Kami mengingatkan seluruh unsur SAR untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap tahapan operasi. Cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat mengharuskan kita bekerja lebih waspada dan terkoordinasi,” ujar Kabasarnas di sela-sela peninjauan.

​Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan masih fokus mencari sekitar 80 warga yang dinyatakan hilang. Petugas membagi area pencarian ke dalam dua zona utama, yaitu Sektor Alpha dan Sektor Bravo. Mengingat kondisi tanah yang masih labil, tim pencari belum berani mengerahkan alat berat ke titik utama bencana.

​Sebagai gantinya, petugas mengandalkan metode manual serta dukungan teknologi drone UAV untuk memetakan titik koordinat secara akurat. Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko pergeseran tanah yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Sebanyak 504 personel dari berbagai unsur seperti TNI, Polri, dan BPBD terus bersiaga di lokasi.

Baca Juga :  Habib Bahar bin Smith Tersangka Penganiayaan Anggota Banser

​Ade Dian Permana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menjelaskan bahwa tim memulai asesmen sejak pagi hari. Mereka menggunakan drone untuk menentukan jalur evakuasi darurat dan titik penempatan petugas keselamatan. Jika kondisi cuaca mendukung, otoritas setempat akan segera mengerahkan anjing pelacak K9 dari Polda Jawa Barat.

​Hingga saat ini, data sementara menunjukkan sebanyak 23 warga berhasil selamat dari musibah maut tersebut. Namun, petugas juga telah mengevakuasi 9 jenazah dan menemukan dua bagian tubuh yang kini dalam proses identifikasi. Tim gabungan terus berpacu dengan waktu untuk menemukan sisa korban yang tertimbun material tanah.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru