Medan Ekstrem 350 Meter, Tim SAR Evakuasi Korban Kedua Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Maros

- Aldy Pascoal

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Makassar – Tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang jatuh di wilayah pegunungan Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026).

​Korban kedua yang teridentifikasi berjenis kelamin perempuan tersebut diangkat dari dasar jurang sedalam ratusan meter di tengah cuaca ekstrem yang menyelimuti lokasi kejadian.

​Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa proses evakuasi kali ini sangat menantang. Tim harus berjibaku dengan kemiringan tebing yang sangat terjal dan visibilitas yang terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​“Sore ini, tim SAR gabungan fokus melanjutkan pencarian dan evakuasi di beberapa sektor dengan membagi kekuatan menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU), termasuk SRU darat dan vertical rescue. Dan akhirnya, korban kedua berjenis kelamin perempuan berhasil dievakuasi dari kedalaman sekitar 350 meter dengan kondisi medan yang sangat ekstrem,” ujar Arif dalam keterangan resminya, Selasa.

Baca Juga :  Anik Coffee Point (ACP): Mini Café x Creative Hub di Yogyakarta yang Menghubungkan Kopi, Cerita, dan Ide-Ide Hebat

​Arif menambahkan, tim di lapangan menggunakan peralatan khusus untuk mengangkat jenazah dari lembah menuju puncak sebelum akhirnya dibawa menempuh jalur darat.

​”Evakuasi korban membutuhkan teknik vertical rescue dan koordinasi lintas unsur yang sangat ketat. Tim bekerja dari lembah menuju puncak dengan peralatan khusus, dan saat ini sementara menuju ke Posko Tompobulu, untuk kemudian diserahkan ke tim DVI,” tambahnya.

​Operasi pencarian besar-besaran ini melibatkan total 1.075 personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, hingga komunitas pecinta alam.

​Mengingat luasnya area pencarian dan sulitnya akses darat, tim juga mengandalkan teknologi udara untuk memetakan titik-titik puing pesawat. Dukungan alutsista seperti helikopter, pesawat intai, dan drone thermal dikerahkan untuk mempercepat proses penyisiran di area yang sulit dijangkau manusia.

Baca Juga :  Boxing On The Street 2026 Cari Bibit Atlet di Manado

​“Kami mengapresiasi dedikasi seluruh unsur yang terlibat. Operasi ini adalah wujud nyata sinergi dan kemanusiaan. Fokus kami tetap pada pencarian seluruh korban dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan,” tegas Arif.

​Hingga Selasa malam, hujan turun dengan intensitas yang berubah-ubah di wilayah Maros dan Pangkep, disertai kabut tebal yang kerap menyelimuti hutan pegunungan. Kondisi ini memaksa tim SAR untuk terus waspada terhadap potensi longsor dan risiko keselamatan bagi para petugas di lapangan.

​Pesawat ATR 42-500 tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat sedang menempuh perjalanan dari Yogyakarta menuju Makassar. Hingga saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung untuk mencari sisa korban dan serpihan pesawat lainnya.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut dan Gakkum Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Taman Nasional Bogani
YKPI dan Bhayangkari Sulut Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Payudara di Polda Sulut
CEO PT TMS Laporkan Tambang Ilegal di Wilayah Konsesi Sangihe ke Polda Sulut
Tiga Rumah Hangus dalam Kebakaran di Sario Manado, Polisi Selidiki Penyebabnya
BREAKING NEWS ! Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Sario Manado, 9 Unit Damkar dan 2 Unit Watercanon Polda Sulut Diturunkan
Asap Selimuti Sulut, GM Bandara Sam Ratulangi Pastikan Penerbangan Tetap Normal
Plt Kajati Sulut Feri Tas Hadiri Rakor Pengawasan Peran Gubernur Bersama Komisi II DPR RI
Wakapolda Sulut Susetio Cahyadi Jabarkan 8 Poin Polisi Bersama Masyarakat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26 WITA

Polda Sulut dan Gakkum Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Taman Nasional Bogani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44 WITA

YKPI dan Bhayangkari Sulut Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Payudara di Polda Sulut

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:42 WITA

CEO PT TMS Laporkan Tambang Ilegal di Wilayah Konsesi Sangihe ke Polda Sulut

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:49 WITA

Tiga Rumah Hangus dalam Kebakaran di Sario Manado, Polisi Selidiki Penyebabnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:25 WITA

BREAKING NEWS ! Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Sario Manado, 9 Unit Damkar dan 2 Unit Watercanon Polda Sulut Diturunkan

Berita Terbaru