FEKDI x IFSE 2026: Sinergi Perkuat Ekonomi Digital Nasional, Sulawesi Utara Borong Prestasi

- Aldy Pascoal

Senin, 28 September 2026 - 08:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x IFSE 2026 resmi digelar di Jakarta. Sulawesi Utara tampil gemilang lewat pertumbuhan transaksi digital dan prestasi nasional mahasiswanya.

Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x IFSE 2026 resmi digelar di Jakarta. Sulawesi Utara tampil gemilang lewat pertumbuhan transaksi digital dan prestasi nasional mahasiswanya.

Jaguarinfo.id, Jakarta – Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo (FEKDI x IFSE) 2026 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC).

Mengusung tema “Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional”, perhelatan akbar ini menjadi pilar utama dalam mengakselerasi transformasi ekonomi digital tanah air.

​Ajang bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Rabu (24/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyelenggaraan FEKDI x IFSE 2026 juga disinergikan secara strategis dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi (PI) dan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

​Lonjakan Transaksi dan Pertumbuhan Ekonomi Digital Nasional

​Dalam sambutannya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyoroti potensi besar ekonomi digital Indonesia yang saat ini tercatat sebagai yang terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Nilai ekonomi digital Indonesia mendekati USD100 miliar pada 2025 dan diproyeksikan melesat hingga USD180–340 miliar pada 2030 mendatang.

Baca Juga :  ​Aksi Seru Komunitas Motor Ikuti Honda ADV Jelajah 2 Alam di Manado

​Pertumbuhan impresif tersebut turut tercatat dalam data kinerja per Agustus 2026:

​Transaksi Ekonomi Keuangan Digital (EKD): Tumbuh 48,36% secara tahunan (yoy) atau mencapai 6,11 miliar transaksi.

​Akseptasi QRIS: Melonjak signifikan hingga menyentuh 69,32 juta pengguna dan 47,11 juta merchant.

​Infrastruktur BI-FAST: Mencatatkan volume transaksi ritel sebanyak 549 juta transaksi dengan total nilai mencapai Rp1.346 triliun.

​Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan bahwa akselerasi digital ini harus terus didorong di tengah ketidakpastian global, dengan tetap mengutamakan pengamanan sistem pembayaran dan pelindungan konsumen yang inklusif.

​Sulawesi Utara Tampilkan Performa Digital dan Cetak Talenta Unggul

​Sejalan dengan tren positif nasional, Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan lompatan signifikan dalam adopsi ekonomi dan keuangan digital.

Hingga Agustus 2026, adopsi QRIS di wilayah ini telah menjangkau 634 ribu pengguna serta 402 ribu merchant.

Sementara itu, volume transaksi ritel menggunakan BI-FAST di Sulawesi Utara menembus angka 15,98 juta transaksi dengan nilai nominal mencapai Rp8,67 triliun.

Baca Juga :  Anggota Komisi III DPR RI Martin Daniel Tumbelaka Kritik Tegas Ketidakharmonisan Polisi dan PN Manado: Penegakan Hukum Terancam Lumpuh!

​Prestasi daerah ini semakin lengkap dengan keberhasilan talenta muda Sulawesi Utara di kancah nasional dalam rangkaian ajang FEKDI x IFSE 2026:

​Tim YUDHA AJA (Universitas Sam Ratulangi): Sukses menyabet Juara 2 PIDI DIGDAYA x HACKATHON 2026 kategori Mahasiswa. Tim beranggotakan Ridho Aditya Rosman Eka Putra (Ketua), Galnoel Peter Rindengan, Ahmad Triadi Julianto, dan Regina Maria Samantha George (seluruhnya dari Prodi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Unsrat) ini memamerkan platform inovatif “YUDHA” untuk akselerasi kesiapan kerja berbasis PvP Battle dan analitik AI.

​Lufry Franska (Kota Manado): Meraih Juara 4 KATALIS P2DD kategori Utama KATALIS II. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas inovasi tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, efisien, dan berbasis digital.

​Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur serta ekosistem digital demi mendongkrak produktivitas dan daya saing ekonomi Sulawesi Utara secara berkelanjutan.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi
Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110
BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group
BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja
Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua
Kapolda Sulut Bersama Wali Kota Manado Tanam Mangrove di Bunaken
PT DAW Edukasi Konsumen, Kenali Perbedaan Brake Pad dan Brake Shoe Honda
Resky Yusuf Hermawan Raih Double Podium di Thailand Talent Cup 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:14 WITA

Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:08 WITA

BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:29 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:33 WITA

Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua

Berita Terbaru