Jaguarinfo.id, Manado – Pemerintah terus memperkuat sektor UMKM Kota Manado agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, menegaskan bahwa pelaku usaha lokal membutuhkan manajemen yang profesional. Hal ini bertujuan agar usaha mikro kecil menengah di wilayah tersebut dapat tumbuh secara berkelanjutan dan mandiri.
Pernyataan tersebut muncul saat beliau menghadiri agenda Temu Usaha Bidang Distribusi Tidak Langsung di Hotel Sintesa Peninsula, Selasa (10/02/2026). Sualang menilai forum diskusi ini menjadi jembatan penting bagi para pedagang kecil untuk memahami pola distribusi modern.
Richard Sualang menjelaskan bahwa pengelolaan warung maupun toko harus berjalan secara tertata. Menurutnya, pemahaman mengenai manajemen usaha akan mengubah cara kerja para pelaku ekonomi kreatif menjadi lebih efisien. Oleh karena itu, pemerintah konsisten memberikan edukasi agar ekosistem bisnis lokal semakin sehat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini merupakan forum yang sangat bermanfaat, khususnya dalam membahas masa depan UMKM Kota Manado. Para pelaku usaha memperoleh pengetahuan tentang bagaimana mengelola usaha dengan lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Sualang.
Selain edukasi manajemen, Pemerintah Kota Manado mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah pusat. Kehadiran narasumber kompeten dari kementerian menunjukkan adanya perhatian besar terhadap potensi ekonomi di Sulawesi Utara. Sualang merasa optimis bahwa kolaborasi ini akan mempercepat digitalisasi dan modernisasi pelaku usaha lokal.
“Kami bersyukur karena kementerian memberikan atensi khusus kepada Kota Manado dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten. Ini menjadi kesempatan berharga bagi pelaku UMKM untuk belajar langsung dan berdiskusi,” tambahnya.
Membangun Jejaring Distribusi yang Luas
Selanjutnya, pemerintah berharap para peserta mampu memperluas jejaring bisnis mereka setelah mengikuti kegiatan ini. Sualang menginginkan produk lokal tidak hanya berputar di pasar domestik, tetapi juga merambah skala nasional. Fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan infrastruktur distribusi bagi seluruh sektor ekonomi masyarakat.
















