Polda Sulut Gagalkan Pengiriman Tiga Korban Perdagangan Orang ke Kamboja

- Aldy Pascoal

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Tim Resmob Polda Sulawesi Utara bergerak cepat menggagalkan pemberangkatan tiga warga yang diduga menjadi calon korban perdagangan orang ke Kamboja. Petugas melakukan aksi pencegahan ini di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, pada Selasa (10/02/2026). Langkah tegas ini membuktikan komitmen kepolisian dalam memberantas sindikat human trafficking yang menyasar warga lokal.

​Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menjelaskan bahwa penggagalan ini merupakan hasil pengembangan informasi masyarakat. Awalnya, tim mendeteksi adanya rencana keberangkatan dua perempuan dan satu laki-laki yang mencurigakan. Para korban rencananya terbang menuju Jakarta sebagai lokasi transit sebelum bertolak menuju Kamboja.

Baca Juga :  Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku Penganiayaan di Kotobangon

​”Begitu menerima informasi, Tim Resmob Polda Sulut segera berkoordinasi dengan pihak otoritas Bandara dan Polsek Bandara. Berkat kesigapan petugas, keberangkatan ketiga orang tersebut berhasil digagalkan tepat waktu guna mencegah terjadinya tindak pidana human trafficking,” ujar Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Petugas mengamankan tiga warga asal Kota Bitung yang berinisial CM (34), IL (30), dan KP (30). Saat ini, pihak kepolisian telah membawa mereka ke Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Sulut. Mereka akan menjalani pemeriksaan intensif serta pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk menggali informasi lebih dalam terkait jaringan ini.

Baca Juga :  Tips dari Honda untuk Perawatan Motor Saat Cuaca Hujan

​Selanjutnya, Kombes Pol Alamsyah menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap memburu aktor intelektual di balik upaya pengiriman tenaga kerja ilegal tersebut. Polisi ingin mengungkap siapa sosok yang merekrut dan memfasilitasi keberangkatan para korban. Oleh karena itu, penyidik terus mengumpulkan alat bukti tambahan agar dapat membongkar jaringan perdagangan orang ke Kamboja secara tuntas.

​Imbauan Bahaya Human Trafficking

​Polda Sulut juga meminta masyarakat agar selalu waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri. Sindikat biasanya menjanjikan gaji besar namun menggunakan prosedur yang tidak resmi. Oleh sebab itu, masyarakat sebaiknya melakukan pengecekan berkas secara teliti sebelum memutuskan untuk bekerja di mancanegara.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sepekan, Polres Tomohon Ungkap Dua Kasus Pencurian, 10 Terduga Pelaku Diamankan
ISEF 2026 Dorong Ekonomi Syariah, Indonesia Perkuat Daya Saing Global
9 UMKM Sulut Tampil di ISEF 2026, Promosikan Produk Unggulan ke Pasar Nasional
PT DAW Tanam 500 Bibit Mangrove di Bahowo, Dukung Kelestarian Pesisir
Kapolsek Wori dan Warga Kima Bajo Gotong Royong Timbun Tanah Ambles
Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh
Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut, Kapal Diduga Matikan Sinyal Pelacak
Kapolda Sulut Gelar Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqlal Manado, Perkuat Silaturahmi dengan Warga
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:13 WITA

Sepekan, Polres Tomohon Ungkap Dua Kasus Pencurian, 10 Terduga Pelaku Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:09 WITA

ISEF 2026 Dorong Ekonomi Syariah, Indonesia Perkuat Daya Saing Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:58 WITA

9 UMKM Sulut Tampil di ISEF 2026, Promosikan Produk Unggulan ke Pasar Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:38 WITA

PT DAW Tanam 500 Bibit Mangrove di Bahowo, Dukung Kelestarian Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:44 WITA

Kapolsek Wori dan Warga Kima Bajo Gotong Royong Timbun Tanah Ambles

Berita Terbaru