Teknik Engine Brake Motor: Cara Aman Taklukan Turunan Tajam

- Aldy Pascoal

Minggu, 26 April 2026 - 08:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang instruktur safety riding memberikan arahan teknis kepada peserta mengenai teknik engine brake motor yang aman dalam sesi pelatihan praktik

Seorang instruktur safety riding memberikan arahan teknis kepada peserta mengenai teknik engine brake motor yang aman dalam sesi pelatihan praktik

Jaguarinfo.id, Manado – Pengendara sepeda motor sering menghadapi tantangan besar saat melewati jalanan menurun yang curam. Mengandalkan rem konvensional saja terkadang tidak cukup untuk menahan laju kendaraan secara optimal.

Oleh karena itu, Anda perlu menguasai teknik engine brake motor sebagai langkah preventif kecelakaan. Cara pengereman mesin ini berfungsi membantu kerja rem utama agar tidak mengalami panas berlebih atau brake fade.

​Mengapa Teknik Engine Brake Motor Sangat Penting?

​Penggunaan teknik engine brake motor membantu menjaga kestabilan kendaraan saat deselerasi ekstrem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika Anda melintasi turunan panjang, rem mekanis cenderung bekerja ekstra keras hingga suhunya meningkat drastis. Jika hal ini terjadi, daya cengkeram rem akan menurun dan membahayakan keselamatan nyawa.

Engine brake hadir sebagai pendukung untuk memperlambat putaran roda melalui mekanis internal mesin secara alami.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Manado Kejar Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 2026
​Langkah Melakukan Cara Pengereman Mesin yang Benar

​Untuk menerapkan teknik engine brake motor, langkah pertama adalah menutup putaran gas secara penuh.

Setelah itu, Anda harus menurunkan posisi gigi secara bertahap dari posisi tinggi ke rendah. Misalnya, pindahkan persneling dari gigi empat ke gigi tiga, kemudian ke gigi dua sesuai kebutuhan kecepatan.

Hindari menurunkan gigi secara mendadak atau meloncat terlalu jauh agar komponen transmisi tetap terjaga keawetannya.

​Selanjutnya, pastikan Anda tidak membuka gas kembali saat proses penurunan kecepatan berlangsung. Hal ini bertujuan agar putaran mesin tetap stabil dan mencegah terjadinya hentakan keras pada komponen girboks.

Jika dilakukan dengan halus, laju motor akan berkurang secara signifikan tanpa membebani piringan rem secara berlebihan.

Baca Juga :  PT DAW Gelar AHM Technical Skill Contest 2026, Tingkatkan Kualitas Layanan Teknisi Honda

Teknik ini sangat efektif untuk menjaga kontrol kemudi tetap presisi di medan yang sulit.

​Edukasi Keselamatan dari Instruktur Safety Riding

​“Penggunaan engine brake tidak menggantikan fungsi rem depan dan belakang, melainkan sebagai teknik tambahan untuk membantu mengurangi kecepatan, terutama pada kondisi tertentu. Pengendara tetap harus mengutamakan penggunaan rem secara bijak untuk menjaga keselamatan,” ujar Andhika Reynold Salindeho, Instruktur Safety Riding Honda DAW.

​Penerapan metode perlambatan mesin ini menjadi bagian dari komitmen Honda dalam meningkatkan kesadaran keselamatan di jalan raya.

Melalui edukasi yang konsisten, para pengguna jalan diharapkan lebih mahir dalam mengontrol kendaraan mereka. Dengan kombinasi rem yang tepat dan teknik mesin yang benar, risiko kecelakaan akibat rem blong dapat terminimalisir dengan baik.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031
Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Berita Terbaru