Buntut Polemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026, Juri dan MC Resmi Dinonaktifkan

- Aldy Pascoal

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MPR RI resmi menonaktifkan juri dan MC setelah polemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalbar viral. Simak kronologi dan pernyataan resmi Sekretariat Jenderal MPR.

MPR RI resmi menonaktifkan juri dan MC setelah polemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalbar viral. Simak kronologi dan pernyataan resmi Sekretariat Jenderal MPR.

Jaguarinfo.id, Jakarta – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI akhirnya mengambil langkah tegas terkait polemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Pihak penyelenggara secara resmi menonaktifkan seluruh dewan juri dan pembawa acara (MC) yang bertugas dalam kompetisi tersebut.

Keputusan ini menyusul gelombang protes netizen setelah video penilaian kontroversial di media sosial viral sejak beberapa hari terakhir.

​Selain memberikan sanksi internal, Sekretariat Jenderal MPR RI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka mengakui ada kelalaian dalam proses penilaian yang memicu kegaduhan publik. Pihak panitia merasa perlu melakukan tindakan cepat demi menjaga integritas lomba.

Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem lomba kini tengah berjalan.

Kronologi Ketidakadilan Penilaian dalam Polemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026

​Hal ini bermula saat sesi rebutan pada babak final di Pontianak, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga :  Pemerintahan Digital di Indonesia: Transformasi Layanan Publik yang Semakin Efisien

Saat itu, juri memberikan pertanyaan tentang lembaga yang memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota BPK.

Peserta dari Grup C (SMAN 1 Pontianak) menjawab pertanyaan tersebut dengan cepat. Namun, dewan juri justru menyalahkan jawaban mereka dan memberikan poin minus.

​Tak berselang lama, Grup B (SMAN 1 Sambas) memberikan jawaban yang identik secara substansi. Anehnya, juri justru mengesahkan jawaban tersebut dan memberikan nilai penuh sepuluh poin.

Perbedaan perlakuan inilah yang kemudian memicu protes keras dari siswi perwakilan Grup C, Josepha Alexandra atau Ocha. Ia mempertanyakan letak kesalahan timnya karena merasa substansi jawaban mereka sama persis.

​Respons Tegas MPR RI Terhadap Kesalahan Penilaian Juri

​Menyikapi kontroversi lomba cerdas cermat ini, MPR RI merilis pernyataan tertulis untuk meredam situasi.

Baca Juga :  Kejati Sulut Sita Rp 18,8 Miliar Terkait Korupsi Tambang Emas

“MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dewan juri,” tulis keterangan resmi tersebut.

Pihak panitia memastikan bahwa juri dan MC tidak akan bertugas lagi dalam rangkaian kegiatan ini.

Langkah tersebut bertujuan agar pelaksanaan lomba selanjutnya berlangsung lebih transparan dan objektif.

​Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menegaskan bahwa pihaknya sangat menghargai atensi besar dari masyarakat.

Menurutnya, panitia sedang menelusuri seluruh aspek teknis untuk memperbaiki mekanisme verifikasi jawaban.

Mereka berkomitmen agar tata kelola keberatan peserta bisa lebih akuntabel ke depannya. Dengan demikian, insiden serupa tidak akan terulang kembali pada tingkat nasional.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dir Binmas Polda Sulut Ajak Siswa SMAN 8 Manado Disiplin dan Jauhi Tawuran, Judol serta Narkoba
Polda Sulut Gelar Operasi Patuh Klabat 2026, Tekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Raih Penghargaan Berkat Program Kampung Lontara
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Standar Keselamatan SPBE dan Bengkel LPG
Wakapolda Sulut Hadiri Ibadah Minggu Kasih di GPdI Samrat, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
BPJS Ketenagakerjaan Manado Perluas Akses Rumah Lewat Program MLT
Sepekan, Polres Tomohon Ungkap Dua Kasus Pencurian, 10 Terduga Pelaku Diamankan
ISEF 2026 Dorong Ekonomi Syariah, Indonesia Perkuat Daya Saing Global
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WITA

Dir Binmas Polda Sulut Ajak Siswa SMAN 8 Manado Disiplin dan Jauhi Tawuran, Judol serta Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:53 WITA

Polda Sulut Gelar Operasi Patuh Klabat 2026, Tekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:50 WITA

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Raih Penghargaan Berkat Program Kampung Lontara

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:31 WITA

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Standar Keselamatan SPBE dan Bengkel LPG

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:13 WITA

Wakapolda Sulut Hadiri Ibadah Minggu Kasih di GPdI Samrat, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru