Pertamina Melalui PGE Area Lahendong Perkuat Konservasi Biodiversitas melalui Perlindungan Yaki dan Agroforestri Aren

- Aldy Pascoal

Minggu, 4 Oktober 2026 - 00:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kawasan konservasi satwa endemik Yaki (Macaca nigra) dan area pengembangan agroforestri aren program SEGARIS PELANGI di sekitar wilayah kerja PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong, Tomohon, Sulawesi Utara.

Suasana kawasan konservasi satwa endemik Yaki (Macaca nigra) dan area pengembangan agroforestri aren program SEGARIS PELANGI di sekitar wilayah kerja PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong, Tomohon, Sulawesi Utara.

Jaguarinfo.id, Tomohon –  PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong, Sulawesi Utara, memperkuat upaya konservasi keanekaragaman hayati melalui perlindungan satwa endemik Yaki (Macaca nigra) serta pengembangan agroforestri aren yang memadukan pelestarian lingkungan dengan potensi ekonomi masyarakat.

​Yaki, monyet endemik Sulawesi yang berstatus Critically Endangered (CR) dan termasuk satwa dilindungi, menjadi salah satu satwa yang mendapatkan perhatian dalam upaya konservasi PGE Area Lahendong.

Berdasarkan hasil survei dan pengamatan lapangan, tercatat keberadaan 9 individu monyet Yaki yang selanjutnya masuk ke tahap habituasi di Hutan Rurukan sebelum dilakukan pelepasliaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Upaya konservasi Yaki juga dilakukan melalui program Lestari Manimpang: Dengan ‘Mapalus’ Torang Lestarikan dan Lindungi Monyet Yaki. Berdasarkan data program, tercatat keberadaan lima individu Yaki pada area sekitar 6,94 hektare.

Baca Juga :  111 Siswa di Tomohon Keracunan MBG, Ini Kata Kasatreskrim!

​Selain perlindungan fauna, PGE Area Lahendong mengembangkan SEGARIS PELANGI – Strategi Pengembangan Industri Gula Aren Berbasis Agroforestri dan Pemanfaatan Langsung Panas Bumi.

Program ini mengembangkan tanaman aren dengan pendekatan agroforestri, dengan tetap mempertahankan naungan dan vegetasi alami hutan sehingga pemanfaatan lahan dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.

​Dalam data Dokumen Ringkasan Kinerja Pengelolaan Lingkungan (DRKPL), program SEGARIS PELANGI mencatat 789 individu tanaman aren pada area seluas 6,7 hektare.

​General Manager PGE Area Lahendong, Yanuaris Dwi Cahyono, mengatakan bahwa konservasi di wilayah operasi perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ekosistem setempat serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

​“Konservasi di wilayah Lahendong kami lakukan dengan melihat kondisi lingkungan dan potensi yang ada di sekitar wilayah operasi.Kami terus mendorong kolaborasi degan berbagai pihak agar upaya perlindungan ekosistem dan satwa dapat berjalan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Yanuaris.

Baca Juga :  BI Sulut Catat 8.396 Transaksi QRIS Paskah Nasional 2026 di Kawasan Megamas

​Sementara itu, Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa pengembangan panas bumi perlu berjalan berdampingan dengan perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

​“Pengembangan panas bumi perlu melihat konteks ekologis dan sosial di setiap wilayah operasi. Bagi PGE, keberlanjutan merupakan bagian dari bagaimana kami menjalankan operasional dan mengembangkan potensi panas bumi dengan tetap memperhatikan perlindungan keanekaragaman hayati serta manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Ahmad Yani.

​Melalui berbagai inisiatif tersebut, PGE Area Lahendong terus mendorong upaya konservasi yang sesuai dengan karakteristik wilayah operasi, dengan mengintegrasikan perlindungan keanekaragaman hayati, keterlibatan masyarakat, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Honda DBL North Sulawesi 2026 Tuntas, Eben Haezar dan Manado Independent School Juara
BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi
Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110
BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group
BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja
Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua
Kapolda Sulut Bersama Wali Kota Manado Tanam Mangrove di Bunaken
PT DAW Edukasi Konsumen, Kenali Perbedaan Brake Pad dan Brake Shoe Honda
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:21 WITA

Honda DBL North Sulawesi 2026 Tuntas, Eben Haezar dan Manado Independent School Juara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:14 WITA

Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:08 WITA

BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:29 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja

Berita Terbaru