​Al Jazeera Bantah Tuduhan Israel soal Jurnalis yang Tewas di Gaza

- Aldy Pascoal

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Al Jazeera menolak keras tuduhan Israel yang menyebut kameramen mereka, Ahmed Wishah, sebagai anggota Hamas usai tewas dalam serangan di Gaza pada 20/06/26.

Al Jazeera menolak keras tuduhan Israel yang menyebut kameramen mereka, Ahmed Wishah, sebagai anggota Hamas usai tewas dalam serangan di Gaza pada 20/06/26.

Jaguarinfo.id, Gaza – Stasiun televisi Al Jazeera resmi menolak tuduhan Israel yang menyebut kameramen mereka, Ahmed Wishah, sebagai anggota Hamas setelah ia tewas dalam serangan di Jalur Gaza pada 20/06/26.

Media yang berbasis di Qatar ini menyatakan bahwa tuduhan Israel terhadap jurnalis tersebut tidak berdasar dan hanya upaya untuk membenarkan penargetan terhadap awak media.

Hingga kini, tuduhan Israel terhadap jurnalis tersebut dianggap sebagai bagian dari kampanye fitnah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Al Jazeera Kecam Tuduhan Israel terhadap Jurnalis

​Militer Israel sebelumnya mengeklaim Wishah tewas dalam sebuah serangan presisi bersama dua anggota Hamas di Kamp Pengungsi Bureij. Mereka juga menuding Wishah bekerja sebagai operator penembak jitu, namun militer tidak melampirkan bukti pendukung apa pun terkait klaim tersebut.

Baca Juga :  Boxing On The Street 2026 Cari Bibit Atlet di Manado

​Al Jazeera dengan tegas membantah narasi itu. Pihak stasiun televisi tersebut menyatakan bahwa serangan ini adalah bentuk kejahatan terhadap kebebasan pers.

Sebelumnya, berita ini dilansir dari AFP yang melaporkan duka mendalam dari rekan-rekan Wishah di Rumah Sakit Al-Aqsa.

​”Untuk pertama kalinya, saya merasa tidak mampu merekam gambar. Pendudukan dengan sengaja membunuh jurnalis dan siapa pun yang meliput peristiwa di lapangan,” ujar jurnalis lepas Gaza, Bilal Abu Samak.

Baca Juga :  Korupsi Dana Kas Bank BSG Tahuna, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara
​Kondisi Kebebasan Pers di Gaza

​Data dari kelompok Reporters Without Borders mencatat lebih dari 220 jurnalis tewas sejak perang pecah di wilayah tersebut.

Meskipun militer Israel menegaskan tidak pernah sengaja menargetkan awak media, fakta di lapangan menunjukkan tingginya risiko bagi para peliput berita.

Situasi di Gaza kini semakin memprihatinkan bagi keselamatan jurnalis yang bertugas di medan perang.

Redaksi

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS ! Mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Polres Sitaro Amankan 43 Paket Sabu Seberat 9,12 Gram dari Dua Lokasi
Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Diperiksa Polda Sulut Terkait Dugaan Asusila dan Aborsi
Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda
Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa
Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako
Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:08 WITA

BREAKING NEWS ! Mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:50 WITA

Polres Sitaro Amankan 43 Paket Sabu Seberat 9,12 Gram dari Dua Lokasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Diperiksa Polda Sulut Terkait Dugaan Asusila dan Aborsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa

Berita Terbaru