Angka Kemiskinan Sulawesi Utara Turun Menjadi 6,62 Persen

- Aldy Pascoal

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara secara resmi merilis data terbaru mengenai profil kemiskinan di wilayah Bumi Nyiur Melambai. Kamis, 05/02/26.

Berdasarkan pemantauan hingga September 2025, angka kemiskinan Sulawesi Utara menunjukkan tren positif dengan penurunan yang cukup konsisten. Meskipun kondisi ekonomi sempat fluktuatif sejak 2021, namun saat ini tingkat penduduk miskin berhasil menyentuh angka 6,62 persen dari total populasi.

Penurunan angka kemiskinan Sulawesi Utara terlihat sangat signifikan pada kawasan perkotaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tercatat ada penyusutan sebesar 0,09 persen poin jika dibandingkan dengan kondisi pada Maret 2025.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Jamin Stok Avtur Ramadan di Sulawesi Tenggara Aman

Saat ini, jumlah warga yang masuk dalam kategori prasejahtera di Sulawesi Utara berada di angka 172,13 ribu orang. Kondisi ini membuktikan bahwa program pemulihan ekonomi di pusat-pusat keramaian mulai membuahkan hasil nyata bagi masyarakat.

Meskipun secara umum menurun, tantangan besar masih muncul pada sektor perdesaan. Berbeda dengan wilayah kota, persentase penduduk miskin di desa justru mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen poin. Hal ini menggeser angka kemiskinan di desa dari 9,95 persen menjadi 10,11 persen pada periode September 2025. Perbedaan capaian ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dalam meratakan distribusi bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Baca Juga :  KDEKS Akselerasi Ekonomi Syariah Sulawesi Utara di Hijrah Sulut Fest 2026

BPS menetapkan garis kemiskinan di Sulawesi Utara sebesar Rp557.310 per orang setiap bulannya. Sebagian besar dari anggaran tersebut, yakni sekitar 77,89 persen, habis untuk memenuhi kebutuhan konsumsi makanan pokok. Sementara itu, sisanya digunakan masyarakat untuk membiayai kebutuhan nonmakanan seperti perumahan dan kesehatan.

Jika melihat rata-rata anggota rumah tangga, maka satu keluarga miskin di Sulut rata-rata menghabiskan Rp3.087.497 per bulan untuk bertahan hidup.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS ! Mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Polres Sitaro Amankan 43 Paket Sabu Seberat 9,12 Gram dari Dua Lokasi
Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Diperiksa Polda Sulut Terkait Dugaan Asusila dan Aborsi
Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda
Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa
Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako
Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:08 WITA

BREAKING NEWS ! Mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:50 WITA

Polres Sitaro Amankan 43 Paket Sabu Seberat 9,12 Gram dari Dua Lokasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Diperiksa Polda Sulut Terkait Dugaan Asusila dan Aborsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa

Berita Terbaru