Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,75 Persen untuk Stabilisasi Rupiah

- Aldy Pascoal

Senin, 22 Juni 2026 - 01:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bank Indonesia. (Foto: Dok. BI)

Gedung Bank Indonesia. (Foto: Dok. BI)

Jaguarinfo.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 17/06/26 hingga 18/06/26.

Langkah kebijakan moneter ini diambil guna memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global serta menjaga inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% untuk tahun 2026 dan 2027.

​Memperkuat Kebijakan Moneter dan Stabilitas Ekonomi

​Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa kenaikan BI-Rate menjadi langkah pre-emptive yang krusial.

“Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global,” ujar Ramdan dalam keterangan tertulisnya.

​Selain menaikkan BI-Rate, BI juga menyesuaikan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,75% dan Lending Facility menjadi 6,50%. Di samping itu, BI memastikan likuiditas di pasar uang tetap terjaga dengan mendorong pertumbuhan uang primer di atas 10%. Langkah ini bertujuan agar kebijakan moneter tetap efektif dalam mendukung sektor riil.

​Mendorong Pertumbuhan Melalui Sinergi Kebijakan

​Bank Indonesia juga memperkuat kebijakan makroprudensial melalui Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Ramdan Denny Prakoso menambahkan bahwa sinergi tetap menjadi fokus utama.

Baca Juga :  FEKDI x IFSE 2026: Sinergi Perkuat Ekonomi Digital Nasional, Sulawesi Utara Borong Prestasi

“Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah untuk memitigasi dampak ketidakpastian global agar stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik,” tegas Ramdan.

​Selanjutnya, BI akan memperluas akseptasi pembayaran digital melalui QRIS Jelajah Indonesia 2026.

Dengan bauran kebijakan ini, otoritas moneter optimistis perekonomian domestik mampu bertahan dari gejolak eksternal.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS ! Mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Polres Sitaro Amankan 43 Paket Sabu Seberat 9,12 Gram dari Dua Lokasi
Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Diperiksa Polda Sulut Terkait Dugaan Asusila dan Aborsi
Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda
Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa
Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako
Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:08 WITA

BREAKING NEWS ! Mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:50 WITA

Polres Sitaro Amankan 43 Paket Sabu Seberat 9,12 Gram dari Dua Lokasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Diperiksa Polda Sulut Terkait Dugaan Asusila dan Aborsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa

Berita Terbaru