Jaguarinfo.id, Manado – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Utara mendatangkan sebanyak 2,4 ton cabai rawit Probolinggo melalui kargo Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado pada 14/09/26.
Pemprov Sulut dan BI melalui TPID mendatangkan 2,4 ton cabai rawit dari Probolinggo tersebut untuk meredam lonjakan harga pangan akibat dampak fenomena El Nino.
Komoditas tersebut langsung disebar ke Kota Manado, Minahasa Selatan, dan Minut dalam kegiatan pasar murah pada 15/09/26.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sulawesi Utara Jimmy Ringkuangan meninjau langsung kedatangan pasokan itu di Manado.
Langkah Strategis TPID Sulawesi Utara Kendalikan Inflasi Pangan
Jimmy Ringkuangan menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah.
“Ya, ini kontribusi negara terhadap masyarakat. Ya, ini bukti negara hadir dalam rangka menstabilkan harga pangan,” ujar Jimmy Ringkuangan.
Ia juga menambahkan bahwa langkah awal ini akan berlanjut secara berkala.
“Ini akan disusul kemudian dengan pengiriman-pengiriman selanjutnya, sampai menunggu stabilnya pasokan cabai di Sulawesi Utara,” tegasnya.
TPID menggandeng Dinas Ketahanan Pangan serta Satgas Pangan guna mengawal distribusi agar tepat sasaran.
Pemerintah daerah memastikan masyarakat luas dapat menikmati harga terjangkau selama operasi pasar murah berlangsung.















