Ditpolairud Polda Sulut dan Jurnalis Gelar Aksi Bersih Pantai Lembeh, Angkut Puluhan Karung Sampah

- Aldy Pascoal

Sabtu, 25 April 2026 - 03:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Ditpolairud Polda Sulut dan jurnalis saat mengumpulkan sampah plastik dalam aksi bersih pantai Lembeh di Pantai Serena, Jumat (24/4/2026).

Personel Ditpolairud Polda Sulut dan jurnalis saat mengumpulkan sampah plastik dalam aksi bersih pantai Lembeh di Pantai Serena, Jumat (24/4/2026).

Jaguarinfo.id, Bitung – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara melaksanakan aksi bersih pantai Lembeh untuk menjaga kelestarian ekosistem laut. Personel kepolisian bersama puluhan jurnalis membersihkan pesisir Pantai Serena, Pulau Lembeh, Kota Bitung, pada Jumat (24/04/2026) sore.

Kolaborasi ini bertujuan mengatasi tumpukan sampah plastik yang mengotori kawasan wisata tersebut.

​Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prasaja, memimpin langsung kegiatan lapangan ini. Beliau hadir bersama kru Kapal Polisi Kresna 7004 Baharkam Polri dan Koordinator Jurnalis Polda Sulut, Ronny Journey Lumempouw. Mereka menyisir garis pantai untuk memungut botol plastik, styrofoam, hingga limbah rumah tangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bayuaji menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Indonesia Asri. Menurutnya, tumpukan sampah tersebut muncul akibat faktor alam dan musim.

Baca Juga :  Strategi Ketahanan Pangan Nasional: BI Luncurkan GPIPS 2026 di Sumatera

“Banyak sekali plastik karena mungkin musim angin barat yang terbawa ombak. Oleh karena itu, kami berinisiatif melakukan pembersihan sampah plastik bersama rekan-rekan jurnalis,” ujar Bayuaji di lokasi.

​Dampak Nyata Program Indonesia Asri di Pulau Lembeh

​Dalam aksi ini, petugas berhasil mengumpulkan sebanyak 31 karung sampah plastik dari bibir pantai. Seluruh limbah tersebut segera mereka pindahkan ke Mako Ditpolairud di Kota Bitung.

Selanjutnya, Pemerintah Kota Bitung akan menangani proses pembuangan akhir sampah tersebut secara terpadu.

​Bayuaji turut mengingatkan bahwa masyarakat memiliki peran vital dalam menjaga lingkungan laut Sulut.

Ia menekankan bahwa 70 persen wilayah Sulawesi Utara merupakan perairan yang kaya akan keanekaragaman hayati. “Kami mengimbau warga pesisir untuk tidak membuang sampah ke laut agar ekosistem kita tetap terjaga,” pungkasnya.

Baca Juga :  Waspada Oli Palsu, AHM Oil Hadirkan 3 Langkah Mudah Cek Keaslian
​Komitmen Jurnalis dalam Pelestarian Lingkungan Hidup

​Sementara itu, Ronny Journey Lumempouw menegaskan bahwa jurnalis harus memberikan dampak nyata bagi publik. Ia percaya bahwa aksi sosial ini merupakan bukti komitmen pers terhadap isu lingkungan.

“Jurnalis tidak hanya sekadar menulis berita namun bukti nyata dari tulisan yang kita buat harus turun langsung memberikan dampak nyata kepada masyarakat,” tegas Ronny.

​Kegiatan kolaboratif ini berakhir menjelang petang dengan kondisi pantai yang jauh lebih bersih. Ke depannya, Ditpolairud berharap aksi serupa dapat memicu kesadaran kolektif masyarakat Bitung.

Dengan lingkungan yang bersih, potensi wisata di Pulau Lembeh akan semakin meningkat dan berkelanjutan.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru