Ekonom Apresiasi Langkah Gubernur Terkait Wilayah Pertambangan Rakyat Sulawesi Utara

- Aldy Pascoal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta pada Kamis, 29 Januari 2026.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperjuangkan legalitas sektor pertambangan melalui pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat Sulawesi Utara.

Gubernur menegaskan bahwa penetapan WPR Sulut merupakan solusi konkret untuk mengakhiri praktik tambang ilegal yang berisiko bagi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya jemput bola ini mendapat respons positif dari pengamat ekonomi Sulawesi Utara, Henky Caroles SE. Ak. Ia menilai langkah Gubernur sangat tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Menurutnya, kepastian hukum akan membuat roda ekonomi masyarakat terus bergerak dan tumbuh secara signifikan.

​Legalisasi Tambang Rakyat Pacu Ekonomi Daerah

​Henky Caroles SE. Ak menjelaskan bahwa keberadaan payung hukum bagi penambang rakyat akan memberikan dampak domino yang luas.

“Ini merupakan bentuk nyata agar ekonomi Sulawesi Utara terus bergerak dan tumbuh melalui sektor yang selama ini belum tergarap secara legal,” ujar Henky.

Baca Juga :  Berapa Harga Realme Buds T500 Pro? Intip Fitur TWS Baru Realme Indonesia dan Paket Garansinya

Ia meyakini bahwa dengan adanya izin resmi, masyarakat tidak lagi merasa was-was saat beraktivitas di lapangan.

​Selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kebijakan ini akan memperkuat daya beli masyarakat di tingkat akar rumput.

Penetapan area tambang rakyat akan memastikan setiap hasil bumi memberikan kontribusi balik yang jelas bagi pembangunan infrastruktur di Sulawesi Utara.

​Peran Perbankan Sejahterakan Lingkar Tambang

Sebagai praktisi perbankan yang menjabat Regional Business Support Department Head BNI Wilayah 11, Henky juga menyoroti aspek kesejahteraan.

Ia menyebutkan bahwa sektor perbankan nantinya dapat masuk untuk memberikan tambahan dukungan modal kepada masyarakat.

“Nantinya ini akan ikut membantu masyarakat yang ada di lingkar tambang, serta membantu ekonomi untuk mensejahterakan rakyat melalui akses keuangan yang lebih terbuka dari perbankan” jelasnya.

Baca Juga :  Anggota Komisi III DPR RI Martin Daniel Tumbelaka Kritik Tegas Ketidakharmonisan Polisi dan PN Manado: Penegakan Hukum Terancam Lumpuh!

​Dengan status hukum yang jelas, para penambang bisa mendapatkan pembinaan mengelola keuangan yang lebih baik. Hal ini secara langsung akan mengangkat taraf hidup keluarga yang bergantung pada hasil bumi di wilayah tersebut.

​Mengakhiri Praktik Ilegal Melalui Regulasi

Langkah Gubernur Yulius Selvanus diyakini menjadi titik balik dalam menata tata kelola sumber daya alam. Henky Caroles SE. AK menilai jika usulan Wilayah Pertambangan Rakyat Sulawesi Utara ini berjalan, maka praktik tambang ilegal otomatis akan berkurang bahkan diharapkan berakhir.

Regulasi yang ketat namun inklusif menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan rasa aman.

​Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus mengawal proses administrasi di tingkat pusat. Berdasarkan data terbaru, dari total 232 blok pertambangan rakyat yang diajukan, baru 63 blok yang mendapatkan persetujuan resmi.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Honda DBL North Sulawesi 2026 Tuntas, Eben Haezar dan Manado Independent School Juara
BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi
Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110
BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group
BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja
Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua
Kapolda Sulut Bersama Wali Kota Manado Tanam Mangrove di Bunaken
PT DAW Edukasi Konsumen, Kenali Perbedaan Brake Pad dan Brake Shoe Honda
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:21 WITA

Honda DBL North Sulawesi 2026 Tuntas, Eben Haezar dan Manado Independent School Juara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:14 WITA

Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:08 WITA

BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:29 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja

Berita Terbaru