Jaguarinfo.id, Manado – Menanggapi informasi viral terkait video dugaan pengancaman antar sekolah, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Ditreskrimum Polda Sulut bersama Polresta Manado langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian di Manado 30/09/26.
Melalui tindakan preventif yang sigap, polisi amankan siswa yang terlibat, mencegah potensi gangguan keamanan lebih lanjut di lingkungan pendidikan.
Langkah Cepat Polisi Amankan Siswa di Sekolah
Kanit 1 URC Ditreskrimum Polda Sulut, Ipda Rivo Wowiling, memimpin langsung jajarannya mendatangi SMAN 7 Manado, SMAN 2 Manado, dan SMK N 2 Manado.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka menggelar pertemuan koordinasi dengan pihak sekolah serta Dinas Pendidikan Daerah Sulut pada 30/09/26.
”Kami langsung turun ke lokasi untuk meredam situasi dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat,” jelas Ipda Rivo Wowiling.
Tim URC kemudian memeriksa para pelajar secara intensif di lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi amankan siswa berinisial DK, CP, VB, dan TP, lalu menyerahkan keempat oknum pelajar tersebut ke Polresta Manado guna menjalani proses penyelidikan lanjutan.
Senada dengan langkah tersebut, Kapolresta Manado Kombes Irham Halid melalui Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Elwin Kristanto, menegaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan tim setelah video ancaman tersebut viral di media sosial.
”Kami tidak mentolerir segala bentuk ancaman maupun kekerasan antar pelajar yang berpotensi merusak keamanan dan ketertiban umum di Kota Manado,” tegas Kompol Elwin Kristanto.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh orang tua, guru, dan siswa agar senantiasa bijak dalam menggunakan media sosial serta menjaga kedamaian antar sekolah.















