Hari Kedua Pencarian, Korban Tenggelam di Air Terjun Paris Belum Ditemukan

- Aldy Pascoal

Senin, 25 Mei 2026 - 00:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran alur sungai untuk mencari seorang anak hanyut di Minahasa, Sulawesi Utara.

Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran alur sungai untuk mencari seorang anak hanyut di Minahasa, Sulawesi Utara.

Jaguarinfo.id, Minahasa – Tim SAR gabungan terus berupaya mencari seorang anak hanyut di Minahasa, Sulawesi Utara. Korban bernama Quin Makal (10), warga Desa Kayuuwi, diduga terseret arus setelah terpeleset saat bermain di lokasi wisata Air Terjun Paris.

Hingga hari kedua pencarian, petugas belum menemukan keberadaan korban tenggelam di air terjun paris tersebut.

Peristiwa naas ini bermula ketika korban bermain bersama rekan-rekannya di Air Terjun Paris pada Sabtu, 23/05/26 siang, sekitar pukul 12.15 Wita. Saat sedang asyik bermain, korban diduga terpeleset lalu terjatuh ke dalam sungai.

Arus sungai yang sangat deras langsung menyeret tubuh bocah malang tersebut hingga hilang dari pandangan teman-temannya.

Pihak keluarga bersama pemerintah desa langsung melakukan pencarian awal pascakejadian. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Hukum Tua Desa Kayuuwi kemudian melaporkan musibah ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado pada pukul 17.20 Wita untuk meminta bantuan evakuasi.

Tim Gabungan Perluas Radius Pencarian Anak Hanyut di Minahasa

​Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Manado, George Mercy Randang, melalui Humas Nuriadin Gumeleng, menjelaskan bahwa tim bergerak cepat menyisir lokasi.

Petugas membagi tim menjadi dua grup untuk mengoptimalkan proses pencarian di sepanjang aliran sungai.

Baca Juga :  Honda DAW Dorong Budaya Keselamatan Berkendara di SMK Likupang Timur

​”Tim kami bagi 2 grup. Tim 1 melakukan penyisiran dari titik lokasi kejadian menyusuri alur sungai sejauh 2 kilometer, sedangkan Tim 2 melakukan pencarian dari menyusuri alur sungai sejauh 2 kilometer,” ungkap Nuriadin.

​Operasi kemanusiaan ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Amurang, Kantor SAR Manado, BPBD Minahasa, dan Satpol PP Minahasa Selatan. Selain itu, pemerintah desa dan masyarakat setempat ikut membantu proses evakuasi.

Petugas di lapangan juga memakai peralatan SAR lengkap, alat komunikasi, peralatan medis, hingga peralatan selam untuk menyisir area sungai.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut dan Gakkum Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Taman Nasional Bogani
YKPI dan Bhayangkari Sulut Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Payudara di Polda Sulut
CEO PT TMS Laporkan Tambang Ilegal di Wilayah Konsesi Sangihe ke Polda Sulut
Tiga Rumah Hangus dalam Kebakaran di Sario Manado, Polisi Selidiki Penyebabnya
BREAKING NEWS ! Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Sario Manado, 9 Unit Damkar dan 2 Unit Watercanon Polda Sulut Diturunkan
Asap Selimuti Sulut, GM Bandara Sam Ratulangi Pastikan Penerbangan Tetap Normal
Plt Kajati Sulut Feri Tas Hadiri Rakor Pengawasan Peran Gubernur Bersama Komisi II DPR RI
Wakapolda Sulut Susetio Cahyadi Jabarkan 8 Poin Polisi Bersama Masyarakat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26 WITA

Polda Sulut dan Gakkum Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Taman Nasional Bogani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44 WITA

YKPI dan Bhayangkari Sulut Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Payudara di Polda Sulut

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:42 WITA

CEO PT TMS Laporkan Tambang Ilegal di Wilayah Konsesi Sangihe ke Polda Sulut

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:49 WITA

Tiga Rumah Hangus dalam Kebakaran di Sario Manado, Polisi Selidiki Penyebabnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:25 WITA

BREAKING NEWS ! Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Sario Manado, 9 Unit Damkar dan 2 Unit Watercanon Polda Sulut Diturunkan

Berita Terbaru