Hubungan Polda Sulut dan PN Manado Retak, Ini Kata Pengamat Hukum

- Aldy Pascoal

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Publik Sulawesi Utara kini menyoroti kabar mengenai hubungan Polda Sulut dan PN Manado yang dikabarkan sedang tidak harmonis. Ketegangan ini mencuat setelah permohonan perpanjangan penahanan dari Ditreskrimum Polda Sulut tidak mendapatkan respons dari pihak pengadilan. Padahal, penyidik telah mengirimkan berkas tersebut melalui sistem e-Berpadu sejak tanggal 22 Januari 2026 lalu.

​Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait efektivitas penegakan hukum di wilayah tersebut. Jika koordinasi antarlembaga terhambat, proses hukum bagi para tersangka bisa menjadi tidak pasti. Hal ini tentu bertentangan dengan semangat integrasi yang selama ini dibangun oleh aparat penegak hukum di Indonesia.

​Pentingnya Sinergi dalam Sistem Peradilan Terpadu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kabar mengenai hubungan Polda Sulut dan PN Manado yang kurang harmonis ini mendapat tanggapan serius dari akademisi. Wakil Rektor 3 Universitas Sam Ratulangi, Dr. Rafli Pinasang MH, menekankan bahwa seluruh aparat penegak hukum (APH) wajib bekerja sama demi tegaknya keadilan.

Baca Juga :  Konferensi Pers Kebakaran Panti Werda Damai, Polda Sulut Bekerja Ekstra Identifikasi 16 Korban

​”Kedua lembaga ini saling berhubungan untuk proses hukum dan menegakan keadilan. Dimana APH harus bekerjasama. Agar supaya dalam penyelesaian tindak hukum pidana, korupsi dan lain lain berjalan sesuai ketentuan berlaku,” ujar Rafli saat melakukan wawancara dengan awak media pada Rabu (28/01).

​Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa hambatan dalam proses administrasi dapat mencederai asas hukum yang berlaku di Indonesia. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kerangka kerja bersama agar sistem tidak runtuh.

​”Jika ada fakta yang menunjukkan pihak Pengadilan Negeri Manado ada dugaan menghambat, yah proses hukum ini tidak sesuai harapan. Karena proses penegakan hukum ini kan ada asasnya harus murah, cepat, sederhana artinya. Kalau ada satu aparat penegak hukum misalnya ada kesengajaan menghalang-halangi itu yah bisa dikatakan proses hukum tidak berjalan sesuai ketentuan. Diharapkan system peradilan terpadu atau disebut integrated criminal justice system ini berjalan dengan baik. Kerangka kerja ini harus dijalankan, lembaga-lembaga tersebut tidak boleh tercerai berai,” tegas Rafli.

Baca Juga :  Pertamina Lakukan Rekonfigurasi SPBU di Makassar untuk Urai Antrean Pertalite

​Masalah komunikasi ini seakan menambah catatan merah dalam koordinasi birokrasi hukum di daerah. Sebelumnya, portal berita Jaguarinfo.id sempat menyoroti dinamika serupa yang mengganggu efisiensi pelayanan publik di lingkup penegakan hukum. Semua pihak berharap agar kendala teknis maupun komunikasi ini segera berakhir demi menjamin kepastian hukum bagi masyarakat Sulawesi Utara.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda
Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa
Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako
Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik
BREAKING NEWS ! Polda Sulut Tangkap Empat Pelaku Love Scamming, Satu Korban Rugi Rp850 Juta
GM Bandara Sam Ratulangi Manado Imbau Warga Waspadai Kebakaran Rumput Kering
Kepala Otban Wilayah 8 Manado Ambar Suryoko Ungkap Alasan Bandara Sam Ratulangi Ditutup Akibat Kebakaran
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:45 WITA

Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:10 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:59 WITA

Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik

Berita Terbaru

Munas KOPEK di Kota Manado, Sulawesi Utara, membahas hilirisasi dan pengembangan komoditas kelapa.

BISNIS

Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa

Kamis, 8 Okt 2026 - 01:45 WITA