IHSG Konsolidasi, OJK Catat Pertumbuhan Investor Pasar Modal Capai 28,96 Juta

- Aldy Pascoal

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia

Ilustrasi aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia

Jaguarinfo.id, Jakarta – Pasar saham domestik masih berada pada fase konsolidasi hingga akhir 30/06/26 akibat ketidakpastian global dan penyesuaian portofolio investor.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 5.643,19, terkoreksi 7,90 persen mtm atau 34,74 persen secara tahun berjalan. Meski menghadapi dinamika pasar modal domestik yang menantang, resiliensi dan likuiditas tetap terjaga dengan rata-rata bid-ask spread di level 1,75 persen.

Di sisi lain, antusiasme masyarakat terhadap instrumen investasi ini terus meningkat, memperkuat fundamental pasar modal domestik di tengah volatilitas global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Lonjakan Investor Pasar Modal Domestik dan Kinerja Emiten

​Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penambahan 1,21 juta investor baru sepanjang Juni 2026. Pertumbuhan ini menjadikan total investor nasional mencapai 28,96 juta, atau naik 42,22 persen sejak awal tahun.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Amankan Dukungan Penerbitan Panda Bond di China

Sektor korporasi pun aktif memanfaatkan peran pasar modal sebagai sumber pendanaan jangka panjang. Hingga 30/06/26, nilai penggalangan dana atau fundraising mencapai Rp112,67 triliun.

​Dana tersebut mencakup 7 Penawaran Umum Saham Perdana (IPO), 12 Penawaran Umum Terbatas (PUT), serta berbagai penerbitan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (EBUS).

“Peningkatan jumlah investor ini mencerminkan keberhasilan inisiatif pendalaman pasar yang konsisten dilakukan OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) dan industri jasa keuangan,” tulis OJK dalam keterangan resminya.

​Kinerja Industri Pengelolaan Investasi dan Penegakan Hukum

​Kinerja industri pengelolaan investasi menunjukkan moderasi terbatas. Nilai Asset Under Management (AUM) per 30/06/26 mencapai Rp1.011,81 triliun, turun 3,14 persen mtm. Sementara itu, di pasar obligasi, investor asing justru mencatatkan net buy sebesar Rp22,43 triliun pada SBN, menunjukkan kepercayaan yang tetap positif terhadap surat utang negara.

Baca Juga :  PT DAW Sukses Gelar Sporty Campus Exhibition Honda dan Bursa Kerja di Universitas Klabat

​Dalam rangka menjaga integritas pasar, OJK terus melakukan pengawasan ketat. Sepanjang 2026 hingga 30/06/26, otoritas telah mengenakan sanksi administratif berupa denda senilai Rp86,26 miliar kepada 95 pihak terkait kasus di bidang PMDK.

Tindakan tegas ini merupakan bagian dari upaya pelindungan konsumen dan penegakan ketentuan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Berita Terbaru