Jaguarinfo.id, Manado – Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara, Recky Langie, menyatakan optimisme tinggi terhadap jajaran pengurus baru masa bakti 2026-2031. Pelantikan pengurus tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin 15/06/26.
Sebagai anggota Dewan Kehormatan, Recky Langie menegaskan komitmennya dalam mendukung misi kemanusiaan PMI Sulut.
Ia percaya pengurus yang baru dilantik mampu bergerak cepat dalam merespons berbagai tantangan di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Misi kemanusiaan harus diutamakan, terlebih khusus jika ada bencana. Paling lambat 6 jam, PMI harus sudah berada di lokasi untuk memberikan pertolongan,” ujar Recky secara eksklusif kepada Jaguarinfo.id usai prosesi pelantikan.
Optimalisasi Misi Kemanusiaan Melalui Prinsip Dasar
Staf Khusus Gubernur Sulut ini menekankan bahwa seluruh langkah kerja organisasi harus berlandaskan pada tujuh prinsip dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.
Prinsip tersebut menjadi kompas operasional bagi seluruh pengurus.
”Kami akan tegak lurus memedomani tujuh prinsip dasar. Ini adalah fondasi etis kita, mulai dari kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, hingga kesemestaan,” tegas Recky.
Penerapan prinsip-prinsip ini diharapkan mampu menjaga integritas dan profesionalisme relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan PMI Sulut di tengah masyarakat.
Mengedepankan Pelayanan Berbasis Kasih
Selain kecepatan, Recky menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam setiap tindakan di lapangan. Menurutnya, pelayanan yang maksimal lahir dari ketulusan hati.
”Yang terpenting adalah pelayanan dengan menonjolkan kasih serta gerak cepat. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran PMI sebagai garda terdepan saat mereka membutuhkan bantuan,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PMI Sulawesi Utara untuk melakukan konsolidasi organisasi.
Dengan kepengurusan baru, diharapkan sinergi antara relawan dan pemerintah daerah semakin solid dalam menangani isu-isu kemanusiaan di wilayah Nyiur Melambai.
Aldy Pascoal

















