Pencegahan Virus Nipah, Ini Yang Dilakukan Bandara Sam Ratulangi

- Aldy Pascoal

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado memperketat pencegahan Virus Nipah guna membentengi wilayah Sulawesi Utara. Langkah antisipasi Virus Nipah ini menjadi prioritas utama pihak pengelola bandara guna memastikan keamanan seluruh penumpang internasional yang mendarat di Manado.

​General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat merespons ancaman kesehatan global tersebut. Saat memberikan keterangan pada Selasa (3/2/2026), Radityo menjelaskan bahwa sinergi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Manado telah berjalan intensif. Radityo, yang saat itu didampingi Humas Bandara Samratulangi Manado, Yanti Pramono, menyebutkan bahwa pemahaman terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi pondasi awal tindakan mereka.

​Pemasangan Thermal Scanner untuk Antisipasi Virus Nipah

​Pihak bandara kini telah menempatkan alat pemindai suhu tubuh atau thermal scanner pada area terminal kedatangan internasional. Alat ini berfungsi memantau suhu tubuh setiap penumpang secara real-time saat mereka memasuki gedung terminal. Menurut Radityo, langkah ini memudahkan petugas mendeteksi penumpang yang memiliki suhu tubuh di atas normal atau masuk dalam kategori suspect.

​Selain pengawasan suhu, pengelola bandara juga menyiapkan fasilitas medis yang sangat memadai. Jika petugas menemukan penumpang dengan gejala mencurigakan, mereka akan langsung mengarahkan penumpang tersebut ke ruang isolasi yang tersedia. Pihak bandara pun menyiagakan ambulans untuk proses rujukan ke rumah sakit serta menyediakan masker bagi para penumpang.

​Komitmen Pengawasan Kesehatan Bandara yang Ketat

​Hingga saat ini, Radityo memastikan belum ada laporan kasus atau indikasi penularan virus tersebut di wilayah Indonesia. Meskipun tidak ada rute penerbangan langsung dari India menuju Manado, pihak bandara tetap merasa perlu melakukan pencegahan sejak dini. Ia menilai kewaspadaan tinggi adalah kunci utama dalam menjaga pintu masuk negara dari potensi wabah.

Baca Juga :  Ekonom Apresiasi Langkah Gubernur Terkait Wilayah Pertambangan Rakyat Sulawesi Utara

​Upaya pencegahan Virus Nipah Bandara Sam Ratulangi ini selaras dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/C/445/2026. Regulasi tersebut menuntut penguatan unit pelaksana teknis bidang kekarantinaan kesehatan di setiap gerbang masuk Tanah Air. Sejalan dengan arahan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Bandara Sam Ratulangi berkomitmen menjaga standar keamanan kesehatan demi melindungi warga Sulawesi Utara.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Berita Terbaru